Kostyuk Hancurkan Paolini, Melaju ke Semifinal Wimbledon Perdana
Baca dalam 60 detik
- Marta Kostyuk mengalahkan Jasmine Paolini 6-3, 6-2 dalam 69 menit untuk mencapai semifinal Wimbledon pertamanya.
- Kemenangan ini menjadi penebusan setelah dua kekalahan beruntun dari Paolini, dengan servis pertama Kostyuk yang dominan (90% poin dimenangkan).
- Kostyuk akan berhadapan dengan Linda Noskova di semifinal, memperebutkan tiket ke final Grand Slam keduanya tahun ini.

Marta Kostyuk, petenis Ukraina unggulan ke-12, memastikan tempat di semifinal Wimbledon untuk pertama kalinya setelah mengalahkan runner-up 2024 Jasmine Paolini dengan skor telak 6-3, 6-2 di Centre Court, Rabu (8/7) waktu setempat. Pertandingan yang berlangsung di bawah suhu lebih dari 30 derajat Celsius itu hanya memakan waktu 69 menit, menandai performa agresif yang tak terbendung dari Kostyuk.
Kostyuk, yang baru pertama kali tampil di perempat final tunggal Wimbledon dan bermain di Centre Court, tampil sejak awal dengan tempo tinggi. Ia mematahkan servis Paolini untuk unggul 3-2 di set pertama, lalu kembali mematahkan servis lawan pada game kedelapan untuk merebut set pertama dalam 36 menit. Di set kedua, Kostyuk langsung memimpin 3-1 setelah break awal, dan tidak pernah memberikan peluang break point kepada Paolini.
Kunci kemenangan Kostyuk terletak pada servis pertamanya yang mematikan. Ia memenangkan 90 persen poin dari servis pertama, sementara Paolini hanya 60 persen. Paolini, yang membuat 26 kesalahan sendiri (unforced errors) berbanding 19 milik Kostyuk, mengakui kesulitan menghadapi tekanan dari sisi lawan. "Kaki saya terasa lebih lambat dari biasanya. Saya tidak bisa memukul bola seperti yang saya inginkan, banyak kesalahan. Tapi dia bermain sangat agresif, tidak memberi saya kesempatan masuk ke permainan," ujar petenis Italia itu seusai laga.
Kostyuk, yang tahun ini mencapai semifinal Grand Slam pertamanya di Prancis Terbuka (kalah dari Mirra Andreeva), mengaku sempat tidak menyangka bisa melaju sejauh ini. "Menang di sini bahkan tidak ada dalam rencana hari ini. Saya hanya ingin keluar, menikmati, dan memberikan pertunjukan yang bagus," katanya kepada penonton setelah berjabat tangan dengan Paolini dan berputar di lapangan untuk merayakan kemenangan.
Petenis berusia 24 tahun itu juga mengungkapkan bahwa ia sempat mengintip Centre Court pada hari Selasa atas saran pelatihnya untuk beradaptasi. "Sembilan tahun lalu saya pernah ke sini sebagai penonton menonton Roger Federer. Kembali ke sini sebagai pemain... Saya duduk di samping lapangan dan menikmati momen itu," kenangnya.Di semifinal, Kostyuk akan berhadapan dengan Linda Noskova, unggulan kesembilan asal Republik Ceko. Pertandingan tersebut akan digelar di Centre Court pada Kamis. Bagi Kostyuk, ini adalah kesempatan kedua untuk mencapai final Grand Slam setelah penampilannya di Roland Garros. Sementara itu, Paolini harus puas dengan hasil ini setelah menjadi runner-up tahun lalu.
Bagi penggemar tenis di Indonesia, kemenangan Kostyuk menunjukkan dominasi permainan agresif di lapangan rumput yang bisa menjadi pelajaran berharga. Dengan servis yang kuat dan pengembalian yang presisi, Kostyuk membuktikan bahwa konsistensi dan tekanan mental menjadi kunci di turnamen besar. Pertanyaan selanjutnya: mampukah ia mempertahankan performa ini untuk melangkah ke final?



