Mainz Buka Pintu untuk Liverpool: Gelandang Jepang Sano Bisa Direkrut dengan Harga Murah
Baca dalam 60 detik
- Direktur olahraga Mainz, Niko Bungert, mengonfirmasi kesediaan klub mempertimbangkan tawaran untuk Kaishu Sano pada bursa transfer musim panas ini.
- Gelandang Jepang berusia 25 tahun itu dibanderol sekitar โฌ60 juta, jauh lebih murah dibanding opsi Premier League lain yang diminati Liverpool.
- Sano dinilai sebagai solusi ideal untuk mengatasi masalah energi lini tengah Liverpool yang menjadi kelemahan musim lalu.

Liverpool mendapat angin segar dalam upaya merekrut gelandang bertahan baru setelah petinggi Mainz 05 secara terbuka menyatakan akan mempertimbangkan tawaran untuk Kaishu Sano. Langkah ini menjadi prioritas kedua The Reds setelah gagal mendapatkan penyerang sayap Yan Diomande beberapa pekan lalu.
Direktur olahraga Mainz, Niko Bungert, dalam pernyataan terbarunya mengakui bahwa klub tidak akan menghalangi kepergian Sano jika ada tawaran yang sesuai. โJika ada klub yang datang dengan proposal, kami akan mempertimbangkannya,โ ujar Bungert seperti dikutip media Jerman. Sikap ini menjadi sinyal positif bagi Liverpool yang tengah memburu pemain berusia 25 tahun tersebut.
Kaishu Sano, yang bergabung dengan Mainz pada musim panas 2023, telah menjadi pilar di lini tengah klub Bundesliga itu. Dengan postur 180 cm dan kemampuan duel udara yang impresif, ia mendapat julukan "mesin" dari mantan pelatih Mainz, Bo Henriksen. โDia luar biasa. Cepat dan memenangkan duel udara karena lompatannya yang luar biasa,โ puji Henriksen.
Bagi Liverpool, perekrutan Sano bukan sekadar tambahan pemain, melainkan jawaban atas kelemahan fundamental musim lalu: kurangnya energi di lini tengah. Gaya bermain Sano yang agresif, ulet, namun tetap cakap dalam penguasaan bola dianggap cocok dengan filosofi pelatih anyar Andoni Iraola. Perbandingan dengan Alexis Mac Allister menunjukkan keunggulan Sano dalam duelโaspek yang menjadi sorotan tajam setelah performa Mac Allister yang menurun musim lalu.
Jika transfer ini terwujud, Liverpool kemungkinan akan mengalihkan fokus dari target lain seperti Alex Scott (Bournemouth) atau Adam Wharton (Crystal Palace). Situasi ini bisa membuka peluang bagi Manchester United untuk bergerak mendekati pemain-pemain tersebut. Namun dari segi harga, Liverpool jelas diuntungkan dengan banderol Sano yang tergolong murah di tengah inflasi harga pemain tengah di pasar Eropa.
Meski demikian, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Liverpool perlu meyakinkan Mainz dengan tawaran yang sesuai, sementara Sano sendiri harus sepakat dengan syarat pribadi. Namun, pernyataan Bungert setidaknya menjadi titik awal yang menjanjikan. Pertanyaan besarnya: akankah Liverpool bergerak cepat atau justru membiarkan peluang ini direbut klub lain?



