Arsenal Rekrut Gelandang Timnas Inggris Georgia Stanway dari Bayern Munich
Baca dalam 60 detik
- Arsenal Women resmi mendatangkan gelandang Inggris Georgia Stanway dari Bayern Munich dengan kontrak multi-tahun.
- Stanway, 27 tahun, membawa pengalaman delapan trofi Bundesliga dan peran kunci dalam dua gelar Euro bersama Lionesses.
- Kedatangan ini memperkuat ambisi Arsenal merebut gelar WSL dan Liga Champions, sekaligus menambah daya saing klub di papan atas.

Arsenal Women resmi mengumumkan perekrutan gelandang tim nasional Inggris, Georgia Stanway, dari Bayern Munich. Pemain berusia 27 tahun itu menandatangani kontrak jangka panjang dan akan bergabung dalam persiapan pramusim. Langkah ini menjadi sinyal ambisi Arsenal untuk kembali bersaing di puncak klasemen Women's Super League (WSL) dan pentas Eropa.
Stanway meninggalkan Bayern setelah empat musim penuh trofi. Selama di Jerman, ia mengoleksi delapan gelar, termasuk dua gelar Bundesliga dan tiga Piala DFB. Sebelumnya, ia juga sukses bersama Manchester City dengan memenangi satu gelar WSL, tiga Piala FA, dan tiga Piala Liga. Rekam jejak ini menempatkannya sebagai salah satu gelandang paling berpengalaman di Eropa.
Di level internasional, Stanway telah mencatat 93 penampilan dan 33 gol untuk Inggris. Ia menjadi bagian penting dari skuad Lionesses yang meraih gelar Euro 2022 dan 2025. Kemampuannya membaca permainan, visi umpan, serta tendangan jarak jauh menjadi aset yang dicari Arsenal.
Pelatih Arsenal, Renee Slegers, menyambut positif kedatangan Stanway. Menurutnya, pemain kelahiran Barrow-in-Furness itu akan menambah dimensi baru di lini tengah. "Georgia adalah gelandang brilian dan kami sangat senang dia menjadi pemain Arsenal. Dia membawa pengalaman dan mentalitas juara yang kami butuhkan untuk musim besar ke depan," ujar Slegers dalam pernyataan resmi klub.
Bagi Arsenal, perekrutan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat skuad setelah finis di posisi ketiga WSL musim lalu, di belakang Chelsea dan Manchester City. Dengan tambahan Stanway, Arsenal berharap bisa menyaingi dominasi Chelsea yang telah memenangi lima gelar WSL beruntun. Kehadirannya juga menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar sepak bola wanita di Indonesia, yang semakin antusias mengikuti perkembangan WSL seiring tayangan langsung di berbagai platform.
Stanway sendiri mengaku bangga bisa bergabung dengan Arsenal. "Ini klub besar yang terus mendorong sepak bola wanita ke level baru. Saya ingin memenangi trofi dan berkembang sebagai pemain, dan ini tempat yang tepat dengan dukungan fans yang luar biasa," katanya. Ia juga menyebut ambisi Arsenal untuk bersaing di Liga Champions Wanita sebagai faktor penentu keputusannya.
Dengan jadwal padat musim depan yang mencakup WSL, Piala FA, Piala Liga, dan Liga Champions, Arsenal kini memiliki opsi lini tengah yang lebih variatif. Stanway diproyeksikan berduet dengan Kim Little dan Lia Wรคlti untuk menciptakan keseimbangan antara kreativitas dan kekuatan bertahan. Pertanyaan besarnya: apakah kehadiran Stanway cukup untuk mengembalikan Arsenal ke puncak klasemen WSL setelah terakhir kali juara pada 2019?



