Italia U19 Terancam Gagal ke Semifinal Usai Ditahan Kroasia
Baca dalam 60 detik
- Timnas U19 Italia bermain imbang 0-0 melawan Kroasia di Grup B Piala Eropa U19, membuat posisi mereka di puncak klasemen terancam.
- Hasil ini memaksa Italia harus mengalahkan Ukraina di laga pamungkas pada 5 Juli untuk memastikan tiket semifinal, setelah sebelumnya menang 2-0 atas Serbia.
- Penampilan Italia dinilai menurun drastis akibat faktor cuaca panas dan jadwal pertandingan siang hari, yang memengaruhi performa fisik pemain.

Langkah Italia menuju semifinal Piala Eropa U19 di Wales menemui hambatan serius setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Kroasia, Selasa (2/7). Hasil ini membuat Azzurrini harus memenangkan laga pamungkas melawan Ukraina pada 5 Juli jika ingin lolos ke babak selanjutnya.
Pada pertandingan pembuka, Italia tampil meyakinkan dengan mengalahkan Serbia 2-0 berkat gol penalti Mattia Liberali dan aksi Jamal Iddrissou. Namun, performa tersebut gagal diulang saat berhadapan dengan Kroasia. Sepanjang 90 menit, Italia kesulitan menciptakan peluang berbahaya, hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran. Sebaliknya, Kroasia beberapa kali mengancam lewat Patrice Covic yang memaksa kiper Massimo Pessina melakukan penyelamatan.
Faktor cuaca menjadi sorotan. Kick-off yang berlangsung pada siang hari membuat para pemain Italia tampak lamban dan kehilangan ketajaman. Pelatih Alberto Bollini mengakui timnya kesulitan beradaptasi dengan suhu panas di Wales. "Kami tidak bisa menemukan ritme permainan. Cuaca sangat memengaruhi kondisi fisik pemain," ujarnya seperti dikutip media Italia.
Di babak kedua, Italia mencoba meningkatkan intensitas serangan. Mattia Mosconi nyaris mencetak gol lewat sundulan, namun masih melambung. Sementara itu, tendangan bebas Mattia Marello berhasil diamankan kiper Kroasia. Kegagalan memaksimalkan peluang menjadi catatan kritis bagi lini depan Italia yang hanya mengandalkan Iddrissou sebagai ujung tombak.
Bagi Indonesia, hasil ini menjadi pengingat betapa pentingnya manajemen fisik dan adaptasi cuaca dalam turnamen internasional. Timnas Indonesia U19 yang kerap berlaga di iklim tropis perlu belajar dari pengalaman Italia saat menghadapi kondisi ekstrem di Eropa. Selain itu, strategi rotasi pemain dan pengaturan jadwal latihan menjadi krusial untuk menjaga performa optimal.
Di sisi lain, Kroasia menunjukkan peningkatan signifikan setelah kalah 1-3 dari Ukraina di laga pertama. Hasil imbang ini membuat persaingan Grup B semakin ketat. Ukraina yang akan menghadapi Serbia pada laga nanti berpeluang mengunci posisi puncak jika meraih kemenangan. Sementara Italia harus menang dengan selisih gol yang cukup untuk mengamankan tiket semifinal.
Pertanyaan besarnya: mampukah Italia bangkit di bawah tekanan? Atau justru Ukraina yang akan menjadi kejutan turnamen ini? Semua akan terjawab pada laga pamungkas Jumat mendatang.



