Venezia Borong Pemain Baru: Correia Resmi, Rrahmani di Depan Mata
Baca dalam 60 detik
- Venezia resmi mendatangkan Thierry Rendall Correia dari Valencia dengan status bebas transfer, kontrak satu tahun plus opsi perpanjangan.
- Klub Serie A tersebut juga hampir mengamankan striker Kosovo Albion Rrahmani dari Sparta Prague dengan nilai transfer mencapai โฌ9,5 juta.
- Gelandang Gaetano Oristanio dilepas ke Torino dengan skema pinjaman plus opsi pembelian, sebagai bagian dari strategi perombakan skuad.

Venezia, yang baru saja promosi ke Serie A setelah menjuarai Serie B musim lalu, bergerak agresif di bursa transfer. Klub berjuluk Lagunari itu resmi mengumumkan kedatangan bek kanan Thierry Rendall Correia dari Valencia sebagai pemain bebas transfer, dan tengah merampungkan negosiasi dengan Sparta Prague untuk striker Albion Rrahmani senilai โฌ9,5 juta.
Correia, yang sebelumnya membela Valencia, menandatangani kontrak berdurasi satu tahun dengan opsi perpanjangan jika Venezia mampu bertahan di kasta tertinggi. Pemain berusia 25 tahun itu menyatakan keputusannya bergabung karena melihat proyek ambisius klub. โSaya yakin Venezia memiliki proyek besar. Kota dan lingkungan di sini fantastis, tempat ideal untuk terus berkembang dan membantu tim meraih prestasi musim ini,โ ujarnya dalam pernyataan resmi klub.
Di lini depan, Venezia hampir pasti mendapatkan Albion Rrahmani, striker internasional Kosovo yang akan berusia 26 tahun bulan depan. Menurut laporan Sky Sport Italia, kesepakatan dengan Sparta Prague mencapai โฌ7,5 juta plus โฌ2 juta bonus potensial, serta klausul penjualan di masa depan. Rrahmani diharapkan menjadi ujung tombak andalan Venezia di Serie A.
Tak hanya mendatangkan pemain, Venezia juga melepas gelandang Gaetano Oristanio ke Torino dengan skema pinjaman dan opsi pembelian. Oristanio sebelumnya dipinjamkan ke Parma musim lalu dan sempat dikaitkan dengan Cagliari. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Venezia untuk menyeimbangkan skuad dan memberi ruang bagi rekrutan baru.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, langkah Venezia menarik untuk diikuti. Klub yang pernah diperkuat pemain Asia seperti Takayuki Morimoto ini menunjukkan ambisi untuk tidak sekadar bertahan di Serie A, tetapi juga membangun tim kompetitif. Strategi merekrut pemain bebas transfer dan pemain muda potensial seperti Correia dan Rrahmani bisa menjadi contoh bagi klub-klub Indonesia yang ingin bersaing di level tertinggi tanpa menguras anggaran.
Dengan sisa waktu bursa transfer yang masih panjang, Venezia diprediksi masih akan bergerak. Pertanyaan besarnya: apakah kombinasi Correia di lini belakang dan Rrahmani di depan cukup untuk membawa Venezia bertahan di Serie A? Atau akankah mereka kembali menjadi tim elevator seperti musim-musim sebelumnya?



