Rangers vs Celtic di Perempat Final Piala Liga Skotlandia: Duel Klasik yang Menentukan
Baca dalam 60 detik
- Rangers akan menjamu Celtic di perempat final Piala Liga Skotlandia setelah menyingkirkan St Mirren dengan skor telak 5-1.
- Laga ini menjadi ujian perdana Derek McInnes sebagai manajer Rangers di Old Firm, dengan jadwal yang bergeser dari Celtic Park ke Ibrox.
- Undian ini mempertemukan tim-tim papan atas dan kuda hitam, menjanjikan kejutan di akhir pekan 12-13 September.

Rangers dipastikan berhadapan dengan rival abadi mereka, Celtic, di babak perempat final Piala Liga Skotlandia. Undian yang digelar setelah kemenangan meyakinkan 5-1 atas St Mirren pada hari Minggu itu langsung memicu antusiasme publik sepak bola Glasgow, mengingat laga ini kerap menjadi penentu gengsi dan momentum di kancah domestik.
Bagi Derek McInnes, ini adalah ujian besar pertamanya sebagai manajer Rangers. Sebelumnya, laga Old Firm yang dijadwalkan di Celtic Park pada 20 September harus ditunda karena perubahan jadwal. Kini, ia justru akan merasakan atmosfer derby di hadapan pendukung sendiri di Ibrox, sebuah kesempatan yang langka dan penuh tekanan.
Undian ini juga menghadirkan sejumlah pertandingan menarik lainnya. Stenhousemuir, yang tampil mengejutkan dengan menyingkirkan Motherwell lewat babak perpanjangan waktu, akan menjamu Hearts, runner-up Liga Skotlandia musim lalu. Sementara itu, Aberdeen akan bertandang ke markas Kilmarnock dalam duel antar tim papan atas, dan Ross County bakal menjamu Hibernian di dataran tinggi Skotlandia.
Seluruh pertandingan perempat final dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan 12-13 September. Dengan format gugur, setiap tim dituntut tampil maksimal karena satu kesalahan bisa berujung pada eliminasi. Bagi Rangers, ini adalah peluang emas untuk membalas kekalahan di final musim lalu sekaligus menegaskan dominasi mereka di kompetisi ini.
Bagi pengamat sepak bola, laga Rangers vs Celtic selalu lebih dari sekadar pertandingan. Ia adalah pertarungan identitas, sejarah, dan ambisi. Kemenangan di laga ini bisa menjadi pembeda dalam perburuan gelar musim ini. McInnes, yang dikenal sebagai pelatih pragmatis, diharapkan mampu meramu strategi yang tepat untuk meredam agresivitas Celtic yang musim ini tampil trengginas.
Di sisi lain, Celtic datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah menghancurkan Dundee United. Namun, tekanan bermain di kandang lawan dalam derby sering kali menjadi ujian mental yang berat. Pertanyaan besarnya: akankah McInnes mampu mengubah sejarah buruk Rangers di laga Old Firm akhir-akhir ini?
Dari perspektif Indonesia, rivalitas Rangers-Celtic selalu menarik untuk diikuti karena keduanya memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air. Laga ini juga menjadi ajang bagi para pemain diaspora untuk menunjukkan kualitas, mengingat beberapa pemain keturunan Indonesia pernah merumput di liga Skotlandia. Momentum ini bisa menjadi inspirasi bagi perkembangan sepak bola nasional.
Dengan segala drama dan tensi yang menyertainya, perempat final Piala Liga Skotlandia musim ini menjanjikan tontonan kelas dunia. Semua mata akan tertuju ke Ibrox pada akhir pekan kedua September, menunggu siapa yang akan melaju ke semifinal dan semakin dekat dengan trofi.



