Liverpool Buka Jalan ke Barcola: Kontrak PSG Mandek Usai Tawaran Besar
Baca dalam 60 detik
- Fabrizio Romano mengonfirmasi negosiasi kontrak Bradley Barcola dengan PSG terhenti sejak musim panas 2025 setelah Liverpool mengajukan proposal besar.
- Klaim PSG yang menyebut Barcola tidak dijual seharga ยฃ116 juta dibantah; klub justru khawatir aset berharga itu masuk dua tahun terakhir kontrak.
- Jika bergabung, Barcola diprediksi langsung menjadi ancaman di Premier League dengan potensi 20 kontribusi gol pada musim perdananya.

Negosiasi kontrak Bradley Barcola dengan Paris Saint-Germain memasuki kebuntuan sejak Liverpool mengajukan tawaran besar pada musim panas lalu, menurut jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano. Situasi ini membuka peluang bagi The Reds untuk mengamankan penyerang sayap Prancis yang menjadi top skor Ligue 1 musim lalu itu.
Romano, melalui kanal YouTube pribadinya, membantah laporan David Ornstein yang menyebut PSG menganggap Barcola tidak dijual dan akan membanderolnya ยฃ116 juta. "Mengatakan Barcola tidak dijual, tidak meninggalkan PSG musim panas ini, sama sekali bukan yang saya dengar," tegas Romano. Ia mengungkapkan bahwa pembicaraan kontrak sudah dalam status "siaga penuh" sejak musim panas 2025, setelah PSG menolak proposal besar Liverpool.
Kebuntuan ini menjadi ironi bagi PSG yang selama ini dikenal sebagai klub dengan manajemen rapi. Membiarkan pemain berusia 23 tahun itu masuk ke dua tahun terakhir kontrak (berakhir 2028) berisiko menurunkan nilai jualnya. Sementara itu, Liverpool tengah berburu winger baru setelah kepergian Mohamed Salah yang musim lalu mencetak 12 gol dan 10 assist. Cedera Achilles serius yang dialami Hugo Ekitike juga memaksa The Reds bergerak cepat di bursa transfer.
Barcola, yang musim lalu mencatatkan 18 kontribusi gol di Ligue 1, memiliki statistik impresif: 4,3 progressive carry per 90 menit dan masuk dua persen teratas penyerang sayap Eropa untuk carry ke kotak penalti. Kemampuan bermain di kedua sisi sayap membuatnya ideal mengisi kekosongan yang ditinggalkan Salah. Jika bergabung, ia akan melengkapi kuartet winger Liverpool bersama Victor Munoz, Cody Gakpo, dan Rio Ngumoha.
Dari sudut pandang taktis, gaya bermain Barcola yang eksplosif dan langsung cocok dengan sistem Andoni Iraola yang mengandalkan kecepatan vertikal, pressing ketat, dan transisi cepat. Simulasi Football FanCast Supercomputer bahkan memprediksi Barcola akan mencatatkan 20 kontribusi gol di musim debut Premier League, menjadikannya winger kedua setelah Salah pada 2017 yang mencapai angka tersebut di musim perdananya.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, saga transfer ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub sekelas Liverpool harus bersaing ketat dengan PSG di pasar pemain. Jika Barcola jadi hijrah ke Anfield, ia akan menjadi salah satu pemain Prancis yang sukses di Premier League, mengikuti jejak N'Golo Kante atau William Saliba. Namun, keputusan akhir tetap di tangan PSG yang harus memilih antara mempertahankan aset atau memanfaatkan momen untuk mendapatkan keuntungan finansial.
Pertanyaan besarnya: akankah Liverpool mampu membujuk PSG melepas Barcola dengan harga yang wajar, atau justru klub Prancis itu akan mempertahankannya dengan kontrak baru? Satu hal yang pasti, bursa transfer musim panas ini akan menjadi ajang pembuktian strategi kedua klub.



