Buru Gelandang Real Madrid, Manchester United Hadapi Tembok Gaji Tchouameni
Baca dalam 60 detik
- Setelah kalah bersaing dengan Tottenham untuk Mateus Fernandes, Manchester United mengalihkan bidikan ke Aurelien Tchouameni sebagai target utama lini tengah.
- Gaji Tchouameni yang mencapai 207 ribu pound per pekan dan banderol 85-100 juta euro menjadi hambatan terbesar bagi Setan Merah.
- Menurut Fabrizio Romano, satu-satunya cara membuka negosiasi adalah jika United bersedia menawarkan struktur gaji yang jauh berbeda dari saat ini.

Kegagalan Manchester United mendatangkan Mateus Fernandes dari West Ham United membuka peluang bagi gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, untuk menjadi rekrutan anyar di Old Trafford. Namun, ambisi tersebut terganjal oleh tuntutan finansial yang dinilai masih terlampau tinggi, terutama dari sisi gaji pemain.
Setelah Tottenham Hotspur menyepakati nilai transfer Fernandes sebesar 85 juta pound sterling, United pun kehilangan salah satu target utama di bursa transfer musim panas ini. Padahal, gelandang asal Portugal itu tampil impresif bersama West Ham musim lalu dan dianggap sebagai prospek jangka panjang yang ideal. Kini, manajemen Setan Merah harus mencari alternatif lain untuk memperkuat lini tengah yang sudah didatangkan Ederson dari Atalanta.
Nama Tchouameni sebenarnya sudah lama masuk dalam daftar incaran United. Gelandang bertahan asal Prancis itu dikenal sebagai salah satu pemain paling lengkap di posisinya, dengan kemampuan memutus serangan, mendistribusikan bola, dan mengatur tempo pertandingan. Namun, menurut jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano, ada dua kendala utama yang membuat negosiasi sulit terwujud.
โTchouameni adalah mimpi bagi Manchester United, mereka sangat menyukai pemain ini. Namun saat ini, aspek finansial dari kesepakatan masih dianggap terlalu tinggi. Bukan hanya soal Real Madrid, tetapi juga soal gaji. Gaji Aurelien Tchouameni dianggap terlalu mahal,โ ujar Romano dalam pernyataannya. Ia menambahkan bahwa satu-satunya cara membuka pintu negosiasi adalah jika United bersedia mendiskusikan struktur gaji yang benar-benar berbeda dari yang ada sekarang.
Real Madrid sendiri tidak berada dalam tekanan untuk melepas pemain yang telah menjadi bagian penting dari skuad utama mereka. Sejak bergabung dari Monaco pada 2022, Tchouameni telah tampil dalam hampir 140 pertandingan di berbagai kompetisi, termasuk Liga Champions dan La Liga. Ia juga menjadi andalan tim nasional Prancis di turnamen-turnamen besar. Dengan kontrak yang masih panjang, Los Blancos diperkirakan hanya akan melepas jika ada tawaran yang memenuhi ekspektasi mereka, baik dari sisi biaya transfer maupun gaji.
Bagi Manchester United, mendatangkan Tchouameni akan menjadi pernyataan ambisi yang jelas. Gelandang berusia 26 tahun itu diyakini mampu membawa otoritas, kualitas, dan pengalaman juara ke lini tengah yang masih dalam proses pembangunan kembali. Namun, dengan keterbatasan anggaran dan aturan Financial Fair Play, United harus pintar-pintar menyusun paket finansial yang tidak memberatkan.
Jika negosiasi gagal, United kemungkinan akan beralih ke target lain di pasar gelandang Eropa. Namun, jika ada celah untuk mewujudkan transfer ini, Tchouameni bisa menjadi rekrutan terbesar musim panas ini. Pertanyaannya, sejauh mana United bersedia mengubah pendekatan finansial mereka untuk mewujudkan โmimpiโ tersebut?



