Everton Percepat Negosiasi Rekrut Tyrique George Usai Amankan Hackney
Baca dalam 60 detik
- Everton dikabarkan telah mencapai kesepakatan awal dengan Chelsea untuk merekrut Tyrique George secara permanen dengan nilai di bawah opsi pembelian £25 juta.
- Manajer David Moyes memprioritaskan penambahan daya gedor setelah musim lalu timnya nyaris lolos ke kompetisi Eropa, dan kehadiran Hackney diyakini akan meningkatkan suplai bola ke lini depan.
- Kesepakatan ini menunjukkan ambiisi The Toffees di bawah kepemilikan baru Friedkin Group untuk bersaing di papan atas Premier League musim depan.

Everton semakin serius memburu winger Chelsea, Tyrique George, setelah sukses mengamankan gelandang Hayden Hackney dari Middlesbrough. Klub asal Merseyside itu dikabarkan telah memasuki tahap negosiasi lanjutan untuk mempermanenkan pemain berusia 20 tahun yang musim lalu dipinjamkan ke Goodison Park.
Menurut jurnalis Ben Jacobs, Everton tengah merancang paket transfer di bawah klausul opsi pembelian senilai £25 juta yang sempat tercantum dalam perjanjian peminjaman. Langkah ini menjadi prioritas setelah The Toffees kehilangan tiket ke kompetisi Eropa musim depan hanya karena selisih poin yang tipis.
Manajer David Moyes, yang kembali menangani Everton pada Januari lalu, mendapat dukungan penuh dari pemilik baru, Friedkin Group, untuk memperkuat skuad. Kehadiran Hackney—yang dikenal sebagai pemulih bola ulung dan pengumpan progresif—diharapkan menjadi katalis bagi performa George yang musim lalu hanya mencatatkan 353 menit bermain dengan ekspektasi gol (xG) sebesar 0,63.
George, yang direkrut dari akademi Chelsea, dianggap sebagai investasi jangka panjang. Musim lalu ia kesulitan beradaptasi karena minimnya menit bermain, namun pihak klub yakin bahwa dengan dukungan gelandang kreatif seperti Hackney, potensinya bisa tergali maksimal. “Hackney adalah seniman penguasaan bola dan mampu mengirim umpan-umpan terobosan. Ini cocok untuk George yang lebih suka menerima bola di kaki,” tulis laporan Football Fancast.
Bagi Everton, mendatangkan Hackney sebelum pemain lain adalah langkah strategis. Gelandang asal Skotlandia itu menjadi jembatan untuk mempercepat negosiasi George. Jika tidak ada hambatan, kesepakatan bisa diumumkan pada awal Juli. Sementara itu, nama Jarrod Bowen juga sempat dikaitkan, namun loyalitasnya terhadap West Ham masih menjadi tanda tanya.
Dari sudut pandang sepak bola Indonesia, langkah Everton ini menarik untuk diamati. Klub-klub Liga 1 kerap menghadapi dilema serupa: merekrut pemain muda berbakat namun berisiko jika tidak diimbangi dengan kreator permainan. Strategi Everton—mengamankan pengumpan sebelum penyerang—bisa menjadi referensi bagi klub-klub Indonesia yang ingin membangun skuad jangka panjang.
Pertanyaan selanjutnya adalah apakah George mampu memanfaatkan peluang yang lebih baik musim depan? Dengan dukungan Hackney dan kepercayaan Moyes, tekanan kini berada di pundak pemain muda itu untuk membuktikan bahwa investasi £20 juta tidak sia-sia.



