Tottenham Incar Bintang Piala Dunia Rp1,3 Triliun: Suksesor Modric di London Utara?
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur membuka negosiasi dengan FC Como untuk merekrut Martin Baturina, gelandang serang timnas Kroasia yang bersinar di Piala Dunia 2026.
- Como membanderol pemain 23 tahun itu sebesar ยฃ68 juta (sekitar Rp1,3 triliun), menjadikannya salah satu target termahal Spurs di bursa transfer musim panas ini.
- Baturina kerap dibandingkan dengan Luka Modric karena gaya bermain, etos kerja, dan fleksibilitas posisinya sebagai gelandang sayap atau tengah.

Tottenham Hotspur dikabarkan telah memulai pembicaraan dengan FC Como untuk merekrut Martin Baturina, gelandang serang timnas Kroasia yang menjadi sorotan di Piala Dunia 2026. Klub Italia itu mematok harga sekitar ยฃ68 juta (setara Rp1,3 triliun) bagi pemain berusia 23 tahun yang kerap dijuluki 'Modric baru' tersebut.
Manajer Spurs, Roberto De Zerbi, tengah gencar membenahi skuad setelah musim lalu hanya mampu bertahan di Premier League. Dengan anggaran yang tampaknya longgar, klub London Utara itu telah menggelontorkan dana besar untuk merekrut bek tengah Jan Paul van Hecke (ยฃ52 juta) serta mengincar gelandang Matues Fernandes dan Sandro Tonali yang nilainya mencapai ยฃ185 juta. Kini, perhatian beralih ke lini depan, dengan Baturina sebagai opsi utama selain Marcus Rashford (Manchester United) dan Savinho (Manchester City).
Baturina, yang pernah memperkuat Dinamo Zagreb sebelum pindah ke Como pada 2024, menunjukkan performa impresif di Piala Dunia. Ia mencetak gol melawan Inggris di laga perdana grup dan mencatatkan 100 persen sukses dribel (6 dari 6) saat melawan Panama. Catatan itu hanya pernah diraih oleh Angel Di Maria, Sofiane Feghouli, dan Eden Hazard di abad iniโsebuah indikasi kualitasnya yang istimewa.
Perbandingan dengan Luka Modric bukan sekadar karena kewarganegaraan atau asal klub yang sama. Pramusim tiga tahun lalu, kepala pramuka Como Ben Mattinson menyebut Baturina sebagai "salah satu talenta elit sepak bola dunia" dan menekankan "kemiripan yang jelas dengan Modric dalam gaya berlari, menggiring bola, serta usaha defensifnya". Analis Spencer Mossman bahkan menilainya sebagai "salah satu kreator sayap U-23 terbaik di sepak bola". Fleksibilitasnya menjadi nilai tambah: ia bisa bermain di sayap seperti Gareth Bale atau di tengah seperti Modric muda.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Tottenham di bursa transfer musim panas ini menarik diamati. Klub-klub Premier League kerap menjadi tontonan utama di Tanah Air, dan jika Baturina bergabung, ia akan menjadi pemain Kroasia ketiga yang memperkuat Spurs setelah Modric dan Ivan Perisic. Kehadirannya juga bisa memperkuat daya saing Tottenham yang musim lalu tampil inkonsisten. Namun, harga ยฃ68 juta terbilang mahal untuk pemain yang baru satu musim di liga top Eropa. Apakah De Zerbi berani mengambil risiko, atau akan beralih ke target lain yang lebih murah seperti Rashford? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah bursa transfer Spurs.



