Gol Spektakuler Nusa dan Penentu Haaland Bawa Norwegia ke 16 Besar, Tantang Brasil
Baca dalam 60 detik
- Antonio Nusa mencetak gol indah dan Erling Haaland memastikan kemenangan 2-1 atas Pantai Gading di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
- Pantai Gading untuk pertama kalinya lolos ke fase gugur Piala Dunia, namun harus mengakui keunggulan Norwegia yang lebih efektif.
- Norwegia akan berhadapan dengan Brasil di babak 16 besar pada 5 Juli, sebuah ujian berat bagi skuad asuhan Ståle Solbakken.

Gol curling spektakuler Antonio Nusa dan sentuhan akhir Erling Haaland di menit akhir memastikan Norwegia menaklukkan Pantai Gading 2-1 dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Minggu (28/6) waktu setempat. Kemenangan ini mengantarkan Norwegia ke babak 16 besar, di mana mereka akan berhadapan dengan Brasil pada 5 Juli di New Jersey.
Pertandingan yang mempertemukan dua tim untuk pertama kalinya dalam sejarah ini berlangsung sengit. Pantai Gading, yang untuk pertama kalinya menembus fase gugur Piala Dunia, tampil dominan di babak pertama. Mereka menciptakan sejumlah peluang dan memenangi 11 tendangan sudut sepanjang laga. Namun, Norwegia yang lebih efisien mampu memanfaatkan peluang terbatas.
Gol pembuka lahir pada menit ke-39 melalui aksi individu Nusa. Menerima umpan Martin Ødegaard dari sisi kiri, pemain RB Leipzig itu memotong ke dalam dan melepaskan tembakan melengkung yang tak terjangkau kiper Yahia Fofana. Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Pantai Gading yang saat itu sedang mendominasi permainan.
Pantai Gading akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-74 melalui Amad Diallo. Pemain pengganti yang masuk pada menit ke-60 itu melakukan kerja sama satu-dua dengan Nicolas Pépé sebelum melepaskan tembakan ke sudut jauh gawang Ørjan Nyland. Sebelumnya, Diallo juga melakukan penyelamatan gemilang dengan menghalau bola di garis gawang pada menit ke-66.
Namun, Norwegia tak butuh waktu lama untuk kembali memimpin. Pada menit ke-86, umpan terobosan Oscar Bobb ke kanan menemui Patrick Berg, yang kemudian mengirim umpan silang ke tiang jauh. Haaland yang sudah berada di posisi tepat hanya perlu menjulurkan kaki untuk mengonversi umpan tersebut menjadi gol kemenangan.
Bagi Pantai Gading, kekalahan ini menjadi akhir dari perjalanan bersejarah mereka. Sejak pertama kali tampil di Piala Dunia 2006, baru edisi 2026 ini mereka berhasil melewati fase grup. Pelatih Emerse Faé mengakui timnya telah berjuang keras, tetapi kurang beruntung di depan gawang. "Kami mendominasi, tetapi sepak bola tidak selalu menghargai penguasaan bola," ujarnya dalam konferensi pers usai laga.
Sementara itu, Norwegia harus bersiap menghadapi Brasil yang merupakan salah satu favorit juara. Brasil sendiri melaju ke babak 16 besar setelah mengalahkan Kosta Rika 3-0. Pertemuan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi pertahanan Norwegia yang belum benar-benar teruji. Haaland dan kawan-kawan harus tampil lebih solid jika ingin melangkah lebih jauh.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, laga ini menjadi tontonan menarik karena menampilkan dua bintang muda yang bersinar di Eropa: Nusa dan Haaland. Keduanya menjadi contoh bagaimana talenta muda bisa bersaing di panggung terbesar. Pertanyaan besarnya, mampukah Norwegia mengulang kejutan seperti yang dilakukan Maroko di Piala Dunia 2022?



