Arsenal Buru Alex Scott sebagai Alternatif Murah Gantikan Elliot Anderson
Baca dalam 60 detik
- Manchester City dikabarkan sepakat membeli Elliot Anderson dari Nottingham Forest dengan rekor transfer £116 juta, memicu inflasi harga pemain tengah di Premier League.
- Arsenal, yang sebelumnya juga mengincar Anderson, kini mengalihkan fokus ke gelandang Bournemouth Alex Scott yang banderolnya hanya £80 juta.
- Statistik menunjukkan Scott memiliki profil bermiripan dengan Anderson, menjadikannya opsi realistis bagi Mikel Arteta di tengah membeludaknya harga pemain lain seperti Bruno Guimarães.

Manchester City dipastikan akan mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest dengan nilai transfer mencapai £116 juta, menjadikannya salah satu pembelian termahal dalam sejarah Premier League. Kesepakatan ini, yang tinggal menunggu proses medis di Amerika Serikat, diprediksi akan mengguncang pasar transfer dan memicu kenaikan harga pemain tengah di liga.
Dampak langsung sudah terasa: Aston Villa membanderol Morgan Rogers sebesar £130 juta, sementara Newcastle United memasang harga £100 juta untuk Sandro Tonali yang diminati Arsenal dan Tottenham Hotspur. Situasi ini mempersulit langkah Arsenal yang sebelumnya juga mengincar Anderson, namun memilih tidak bersaing dengan City.
Mikel Arteta tetap membutuhkan tambahan amunisi di lini tengah. Bruno Guimarães menjadi target utama, namun Newcastle bersikukuh tidak akan melepas gelandang Brasil tersebut. Alternatif lain yang mulai dijajaki adalah Alex Scott dari Bournemouth, yang menurut laporan BBC Sport, saat ini tidak dijual oleh The Cherries.
Meski demikian, Bournemouth dikabarkan bersedia mempertimbangkan tawaran sekitar £80 juta untuk pemain berusia 22 tahun itu, terutama karena kontraknya hanya tersisa dua tahun. Arsenal telah membuka komunikasi awal untuk menjajaki kemungkinan transfer, namun belum ada perkembangan signifikan.
Menariknya, Scott dinilai memiliki profil yang mirip dengan Anderson. Pelatih Bournemouth, Andoni Iraola, bahkan menyebut Scott sebagai "salah satu gelandang terbaik Premier League". Statistik musim lalu membuktikan hal tersebut: Scott mencetak empat gol, sama dengan Anderson, dan hanya sedikit tertinggal dalam kontribusi defensif (12,18 per 90 menit berbanding 13,93). Keduanya juga unggul dalam merebut bola kembali dan memiliki akurasi umpan sekitar 85%.
Perbandingan statistik ini menunjukkan bahwa Scott bisa menjadi "Elliot Anderson versi hemat" bagi Arsenal. Dengan harga lebih murah dan potensi berkembang yang besar—ia bahkan masuk dalam skuad pra-Piala Dunia Thomas Tuchel—Scott menawarkan solusi jangka panjang yang realistis. Apalagi, Arsenal kemungkinan akan melepas Leandro Trossard musim panas ini, membuka ruang dan dana untuk merekrut gelandang baru.
Namun, tantangan terbesar adalah meyakinkan Bournemouth yang enggan berpisah dengan pemain kuncinya. Jika Arsenal gagal, opsi lain seperti Bruno Guimarães atau Sandro Tonali akan membutuhkan negosiasi yang lebih berat dan biaya yang lebih tinggi. Pertanyaannya, akankah Arteta berhasil mendatangkan Scott sebelum bursa transfer ditutup?



