Gagal Dapat Mateus Fernandes, Manchester United Alihkan Incaran ke Felix Nmecha
Baca dalam 60 detik
- Manchester United mengalihkan target transfer ke gelandang Borussia Dortmund, Felix Nmecha, setelah kalah bersaing dengan Tottenham Hotspur untuk Mateus Fernandes.
- Nmecha, yang dibanderol sekitar £100 juta, dinilai sebagai pemain bertipe fisik dan pembawa bola elite, unggul dalam progressive carries dan dribel produktif.
- Kedekatan direktur transfer Jason Wilcox dengan Nmecha sejak di Manchester City menjadi faktor kunci dalam negosiasi yang sudah memasuki tahap awal.

Manchester United dipaksa memutar haluan di bursa transfer musim panas setelah gagal mengamankan tanda tangan Mateus Fernandes. Tottenham Hotspur dilaporkan memenangi persaingan untuk gelandang Portugal berusia 21 tahun itu, membuat Setan Merah harus mencari alternatif di lini tengah yang masih menjadi titik lemah skuad asuhan Michael Carrick.
Nama yang kini mengemuka adalah Felix Nmecha, gelandang serba bisa Borussia Dortmund yang juga pernah menimba ilmu di akademi Manchester City. Klub Jerman itu dikabarkan memasang banderol sekitar £100 juta (sekitar Rp2 triliun) untuk pemain berusia 25 tahun tersebut. Meski angka itu tergolong fantastis, sumber internal Old Trafford menyebut negosiasi sudah memasuki tahap awal dan pihak klub optimistis bisa mencapai kesepakatan.
Kunci dari potensi transfer ini adalah sosok Jason Wilcox, direktur teknik Manchester United yang sebelumnya menjabat sebagai kepala akademi Manchester City. Wilcox memiliki hubungan dekat dengan Nmecha, yang pernah menjadi anak asuhnya di Etihad Campus. Menurut laporan The Athletic, Wilcox diberi wewenang penuh atas urusan masuk dan keluar pemain, dan ia diyakini menjadi faktor penentu dalam upaya mendatangkan pemain timnas Jerman tersebut.
Nmecha bukanlah nama asing bagi penggemar sepak bola Jerman. Ia tampil impresif bersama Dortmund musim lalu, meski catatan gol dan assistnya (5) kalah dari Mateus Fernandes yang menorehkan 7 gol dan assist untuk West Ham. Namun, dari sisi statistik lanjutan, Nmecha unggul dalam berbagai metrik kunci. Ia berada di 10 persen teratas gelandang Eropa untuk progressive carries per 90 menit, productive dribbles, dan successful dribbles. Sebagai perbandingan, Fernandes hanya berada di persentil 31, 43, dan 34 untuk kategori yang sama.
Pelatih timnas Jerman, Julian Nagelsmann, bahkan pernah menyebut Nmecha berpotensi menjadi "pemain terbaik di dunia" di posisinya. Meski Jerman tersingkir dini dari Piala Dunia setelah kalah adu penalti dari Paraguay, Nmecha tetap mencuri perhatian dengan gol pembuka indah melawan Curacao. Fisiknya yang menjulang 6 kaki 3 inci (190 cm) dan kemampuannya membawa bola dari lini tengah mengingatkan pada gaya bermain Paul Pogba di masa jayanya.
Kekhawatiran akan terulangnya kasus Jadon Sancho—yang juga eks pemain City dan Dortmund—tentu muncul. Namun, Nmecha dinilai memiliki tipe permainan yang berbeda. Ia lebih dominan secara fisik dan dianggap sebagai solusi instan untuk kebutuhan lini tengah United yang kerap kalah duel dan kesulitan membangun serangan dari bawah. Dengan lima tahun pengalaman di Bundesliga dan penampilan reguler di Liga Champions, Nmecha dianggap siap tampil di level tertinggi.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Manchester United di bursa transfer selalu menjadi sorotan. Klub yang bermarkas di Old Trafford ini memiliki basis penggemar besar di Tanah Air. Jika Nmecha benar-benar bergabung, ia akan menjadi rekrutan kedua INEOS di lini tengah setelah Ederson. Pertanyaan besarnya: akankah United bersedia membayar mahal untuk pemain yang belum terbukti di Premier League, atau justru mencari opsi lain yang lebih terjangkau?



