Perebutan Bintang Muda Maroko: Manchester City Siap Caplok Ayyoub Bouaddi
Baca dalam 60 detik
- Manchester City dikabarkan siap menyalip Manchester United dalam perburuan gelandang muda Lille, Ayyoub Bouaddi, yang bersinar di Piala Dunia 2026.
- Lille membuka peluang transfer dengan harga mencapai ยฃ86 juta, namun ingin meminjamkan pemain 18 tahun itu selama satu musim lagi.
- Kedatangan Bouaddi ke Etihad bisa menjadi suksesi jangka panjang bagi Rodri, yang kontraknya tersisa satu musim lagi.

Manchester City dikabarkan masuk dalam perburuan gelandang muda Lille asal Maroko, Ayyoub Bouaddi, yang tengah bersinar di Piala Dunia 2026. Klub asuhan Enzo Maresca itu disebut siap membajak rencana transfer Manchester United yang telah lebih dulu membuka negosiasi dengan pemain berusia 18 tahun tersebut.
Bouaddi menjadi sorotan setelah tampil gemilang membawa Maroko lolos ke babak 16 besar, termasuk saat menahan imbang Brasil dan mengalahkan Belanda melalui adu penalti. Penampilannya di turnamen empat tahunan itu membuat sejumlah raksasa Eropa, seperti Arsenal, Liverpool, Bayern Munich, dan Real Madrid, turut memantaunya.
Menurut jurnalis Ben Jacobs dalam laporan untuk GiveMeSport, City kini dalam pengejaran aktif terhadap Bouaddi yang banderolnya bisa menembus ยฃ86 juta (sekitar โฌ100 juta). Meski demikian, Lille disebut bersedia melepas aset berharganya dengan syarat pemain tersebut tetap dipinjamkan selama satu musim ke depan.
Keputusan City untuk merekrut Bouaddi disebut-sebut terkait dengan masa depan Rodri, gelandang andalan mereka yang kontraknya akan habis pada akhir musim depan. Jika Rodri menolak perpanjangan kontrak, City kemungkinan akan melepasnya pada bursa musim panas ini. Bouaddi, dengan kemampuan defensif yang matang, dinilai sebagai pewaris ideal bagi pemain asal Spanyol tersebut.
Di sisi lain, Manchester United yang telah membuka pembicaraan dengan Lille harus waspada. City baru saja mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest, namun masih mengincar tambahan amunisi di lini tengah. Kehadiran Bouaddi di Etihad bisa mengancam posisi Tijjani Reijnders yang mulai jarang dimainkan, serta Sverre Nypan yang masih muda.
Bagi industri sepak bola Indonesia, persaingan dua klub sekota ini menghadirkan tontonan menarik. Jika Bouaddi akhirnya memilih City, ia akan bergabung dengan deretan pemain muda berbakat yang ditempa di Premier League. Namun, keputusan Lille untuk meminjamkannya kembali bisa menjadi batu sandungan bagi klub peminat yang menginginkan dampak instan.
Dengan harga selangit dan persaingan ketat, masa depan Bouaddi akan menjadi salah satu saga transfer paling menarik musim panas ini. Akankah ia mengikuti jejak rekan senegaranya yang sukses di Inggris, atau justru memilih petualangan di klub lain? Hanya waktu yang bisa menjawab.



