Fiorentina Siapkan Tawaran untuk Edon Zhegrova, Pemain Buangan Juventus
Baca dalam 60 detik
- Fiorentina dikabarkan akan mengajukan tawaran resmi kepada Juventus untuk merekrut winger Edon Zhegrova pada bursa transfer musim panas ini.
- Zhegrova, yang didatangkan dari Lille seharga โฌ15 juta, gagal memenuhi ekspektasi di musim pertamanya bersama Juventus dan kini masuk daftar jual.
- Kontrak Zhegrova hingga 2030 dengan gaji โฌ2,5 juta per musim dinilai masih terjangkau bagi Fiorentina, yang berharap bisa memulihkan performa terbaiknya.

Fiorentina dikabarkan tengah mempersiapkan langkah awal untuk mengamankan jasa Edon Zhegrova, pemain sayap asal Kosovo yang masa depannya di Juventus semakin tidak menentu. Klub asal Florence itu disebut siap mengajukan tawaran resmi dalam waktu dekat, memanfaatkan situasi sang pemain yang gagal bersinar di Turin.
Zhegrova, 27 tahun, bergabung dengan Juventus dari Lille pada musim panas lalu dengan banderol sekitar โฌ15 juta. Namun, adaptasinya di Serie A berjalan lambat. Dalam berbagai kesempatan, ia lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan dan jarang menunjukkan performa yang diharapkan. Kegagalan ini membuat manajemen Juventus mulai mempertimbangkan untuk melepasnya lebih cepat dari jadwal.
Menurut laporan La Nazione yang dikutip CalcioMercato.it, Fiorentina menjadi salah satu peminat serius. Klub yang identik dengan seragam ungu itu sudah memantau perkembangan Zhegrova dan diyakini akan segera mengirimkan proposal pertama ke markas Juventus. Langkah ini dinilai sebagai upaya Fiorentina untuk memperkuat lini serang mereka setelah musim yang kurang memuaskan.
Dari sisi finansial, gaji Zhegrova sebesar โฌ2,5 juta per musim dinilai masih dalam batas wajar bagi Fiorentina. Klub asal Tuscany itu diyakini mampu memenuhi persyaratan kontrak yang ada. Bagi Juventus, melepas Zhegrova bukan hanya soal mengurangi beban gaji, tetapi juga membuka ruang untuk mendatangkan pemain baru yang lebih sesuai dengan skema pelatih Thiago Motta.
Sebelum pindah ke Serie A, Zhegrova mencuri perhatian di Ligue 1 bersama Lille. Kecepatan dan kemampuannya menggiring bola menjadi senjata utama. Namun, di Juventus, ia kesulitan bersaing dengan pemain-pemain seperti Federico Chiesa dan Kenan Yildiz. Fiorentina berharap bisa mengembalikan kepercayaan diri Zhegrova dan memanfaatkan potensinya yang sempat redup.
Bagi pengamat sepak bola Italia, langkah Fiorentina ini dianggap sebagai perjudian yang terukur. Jika Zhegrova mampu bangkit, ia bisa menjadi aset berharga. Namun, jika gagal, klub hanya akan mengulang kesalahan yang sama seperti Juventus. Pertanyaan besarnya, akankah Fiorentina berani mengambil risiko tersebut di tengah persaingan ketat Serie A?



