Neymar Kembali ke Panggung Piala Dunia: Enam Gol Lawan Jepang Jadi Ancaman Nyata
Baca dalam 60 detik
- Neymar telah mencetak sembilan gol dalam lima pertemuan melawan Jepang, menjadikan tim Samurai Biru sebagai lawan favoritnya.
- Pemain berusia 34 tahun itu baru saja kembali memperkuat Brasil setelah absen hampir 1.000 hari dan tampil dalam kemenangan 3-0 atas Skotlandia.
- Jika diturunkan pada babak 32 besar, Neymar berpeluang menambah pundi-pundi golnya dan membawa Brasil melaju lebih jauh di Piala Dunia 2026.

Neymar kembali menjadi sorotan setelah Brasil memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pemain veteran berusia 34 tahun itu akan berhadapan dengan lawan favoritnya, Jepang, dalam laga yang dijadwalkan berlangsung Senin mendatang. Tidak ada tim lain yang lebih sering menjadi korban keganasan Neymar selain Jepang—ia telah membukukan sembilan gol dalam lima pertemuan.
Kembalinya Neymar ke skuad Brasil setelah absen hampir 1.000 hari menjadi angin segar bagi tim Samba. Ia menit pertama di turnamen ini saat Brasil mengalahkan Skotlandia 3-0. Kini, pelatih Brasil diperkirakan akan kembali mengandalkannya untuk membongkar pertahanan Jepang. Catatan Neymar melawan Jepang terbilang impresif: rata-rata 1,8 gol per pertandingan.
Pertemuan pertama terjadi pada 2012 di Polandia, saat Neymar masih berseragam Santos. Ia mencetak dua gol dan satu assist dalam kemenangan 4-0. Setahun kemudian, di Piala Konfederasi 2013, ia membuka skor dengan voli spektakuler setelah tiga menit pertandingan—gol yang kemudian dinobatkan sebagai gol terbaiknya oleh polling Globo Esporte. Pelatih saat itu, Luiz Felipe Scolari, menyebutnya sebagai bintang.
Puncak performanya terjadi pada Oktober 2014 di Singapura, ketika ia mencetak empat gol sendirian dalam kemenangan 4-0. Saat itu, Neymar mengaku merinding memikirkan pencapaiannya. “Bahkan dalam mimpi terliar sekalipun, saya tak pernah membayangkan bisa mencapai level ini bersama tim nasional,” ujarnya usai pertandingan. Mantan pelatih Dunga memuji kreativitasnya, mengatakan bahwa Neymar bermain seperti sedang bersantai dengan teman-temannya.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, performa Neymar melawan Jepang memiliki resonansi tersendiri. Jepang adalah salah satu lawan yang kerap dihadapi timnas Indonesia di level Asia. Melihat bagaimana Neymar mampu membongkar pertahanan Jepang bisa menjadi pelajaran berharga bagi skuad Garuda jika suatu saat bertemu Samurai Biru di turnamen resmi. Selain itu, gaya bermain Neymar yang lincah dan kreatif kerap menjadi inspirasi bagi pemain muda Indonesia yang bercita-cita menembus level internasional.
Neymar saat ini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil dengan 79 gol dari 129 penampilan, unggul dua gol dari legenda Pele. Ia juga bergabung dengan Pele, Ronaldo, dan Cafu sebagai satu-satunya pemain Brasil yang tampil di empat edisi Piala Dunia. Dengan pengalaman dan naluri golnya, Neymar tetap menjadi ancaman serius bagi pertahanan Jepang. Pertanyaan besarnya: mampukah ia kembali menunjukkan keganasannya dan membawa Brasil melaju ke babak berikutnya?



