Kejutan di China Open: Zhang Anda Singkirkan Zhao Xintong Lewat Tie-Break Dramatis
Baca dalam 60 detik
- Zhang Anda, peringkat 19 dunia, mengalahkan Zhao Xintong 6-5 di babak pertama China Open dengan memenangkan bola hitam yang di-respot.
- Kemenangan ini menandai salah satu kejutan terbesar turnamen, mengingat Zhao adalah juara dunia bertahan dan unggulan ketiga.
- Zhang akan menghadapi Chris Wakelin di babak berikutnya, sementara John Higgins juga tersingkir lebih awal.

Zhang Anda, pemain snooker peringkat 19 dunia, menciptakan kejutan besar di China Open dengan menyingkirkan unggulan ketiga, Zhao Xintong, dalam kemenangan 6-5 yang menegangkan. Pertandingan babak pertama ini berakhir dramatis setelah Zhang berhasil memenangkan tie-break dengan memotong bola hitam yang di-respot, sebuah momen yang akan dikenang dalam turnamen tahun ini.
Zhao, yang merupakan juara dunia tahun lalu, sempat unggul 3-0 di awal pertandingan. Namun, Zhang menunjukkan ketenangan dan ketangguhan mental untuk bangkit, bahkan sempat memimpin 5-4. Zhao, yang dikenal dengan permainan agresifnya, memaksa pertandingan memasuki frame penentu yang berakhir dengan ketegangan luar biasa.
Pada frame terakhir, Zhang sempat unggul 57-0, tetapi Zhao berhasil menyamakan kedudukan dan memaksa kedua pemain berebut bola hitam terakhir. Dalam situasi yang menegangkan, Zhang berhasil memasukkan bola hitam tersebut, memaksa wasit untuk melakukan respotโsebuah aturan tie-break yang digunakan ketika skor imbang. Dengan tenang, Zhang, yang berusia 34 tahun, berhasil memenangkan respot dan mengamankan kemenangan yang luar biasa ini.
Kemenangan ini menjadi sorotan utama di China Open, mengingat status Zhao sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Bagi Zhang, ini adalah pencapaian besar yang menunjukkan bahwa ia mampu bersaing dengan pemain-pemain papan atas. Selanjutnya, Zhang akan menghadapi pemain Inggris, Chris Wakelin, di babak kedua. Sementara itu, kejutan lain terjadi ketika John Higgins, peringkat lima dunia, juga tersingkir di babak pertama setelah kalah 6-4 dari Stuart Bingham, juara dunia 2015.
Bagi penggemar snooker di Indonesia, pertandingan ini memberikan pelajaran tentang pentingnya ketahanan mental dan fokus dalam olahraga yang membutuhkan presisi tinggi. Snooker, meskipun tidak sepopuler bulu tangkis atau sepak bola di Tanah Air, memiliki basis penggemar yang terus berkembang, terutama dengan semakin banyaknya turnamen internasional yang disiarkan secara langsung. Kemenangan Zhang ini juga menunjukkan bahwa peringkat bukanlah segalanya; performa di lapangan hijau adalah yang utama.
Para analis menilai bahwa kemenangan ini bisa menjadi titik balik bagi karier Zhang, yang selama ini sering dianggap sebagai pemain yang kurang konsisten. Dengan mengalahkan juara dunia, ia telah mengirim sinyal kuat kepada para pesaingnya. Pertanyaannya sekarang, mampukah ia mempertahankan performa ini di babak-babak berikutnya? Atau akankah ini menjadi kejutan sesaat yang sering terjadi dalam turnamen snooker?



