Jokowi ke Kader PSI: Hidupkan Mesin Partai Sampai ke Desa, Target Besar 2029
Baca dalam 60 detik
- Jokowi mendorong kader PSI membangun struktur partai hingga tingkat desa sebagai modal utama Pemilu 2029.
- Tingkat pengenalan masyarakat terhadap PSI baru 78 persen, sementara logo gajah hanya dikenal 48 persen.
- Jokowi optimistis PSI lolos ke Senayan, tetapi menargetkan kemenangan yang lebih besar dengan mesin partai yang hidup.

Presiden ke-7 RI Joko Widodo meminta kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Lampung untuk menghidupkan mesin partai hingga ke tingkat desa, sebagai strategi utama menghadapi Pemilu 2029. Dalam Rapat Kerja Daerah di Pondok Rimbawan, Bandar Lampung, Sabtu (27/6), Jokowi menegaskan bahwa struktur partai yang kuat di akar rumput menjadi kunci untuk meraih target besar, bukan sekadar lolos ke Senayan.
Jokowi mengapresiasi capaian PSI Lampung yang telah membentuk kepengurusan hingga tingkat ranting (desa/kelurahan) mencapai lebih dari 90 persen. Namun, ia mengingatkan bahwa struktur yang ada di atas kertas tidak cukup. "Mesin struktur itu harus hidup dan bekerja," ujarnya. Kader di tingkat kecamatan dan ranting diminta aktif membangun hubungan sosial dengan warga, seperti melayat, menghadiri pernikahan, dan mengikuti kegiatan keagamaan.
Data yang disampaikan Jokowi menunjukkan bahwa pengenalan masyarakat terhadap PSI masih perlu ditingkatkan. Baru sekitar 78 persen masyarakat yang mengenal partai berlambang gajah tersebut, sementara pengenalan terhadap logo gajah hanya mencapai 48 persen. "PSI logonya gajah, jadi harus dikenalkan kepada masyarakat dan para tokoh," kata Jokowi, menekankan pentingnya identitas partai melekat di benak publik.
Jokowi optimistis PSI akan menembus parlemen pada 2029, tetapi ia enggan menyebut angka pasti target besar yang dibidik. "Kalau targetnya hanya masuk Senayan, saya yakin masuk. Tetapi target yang kita bidik adalah target besar," ucapnya. Ia menekankan bahwa mesin partai harus menjadi mesin yang besar dan kuat untuk mencapai ambisi tersebut.
Menurut pengamat politik, dorongan Jokowi ini mencerminkan strategi membangun basis massa yang solid, terutama di daerah yang menjadi lumbung suara. Lampung, dengan struktur partai yang hampir sempurna, bisa menjadi model bagi daerah lain. Namun, tantangan terbesar PSI adalah meningkatkan pengenalan dan kedekatan dengan masyarakat, mengingat elektabilitas partai masih rendah di berbagai survei.
Jokowi menutup arahannya dengan membakar semangat kader untuk bekerja keras turun ke masyarakat. "Kita akan lihat nanti di 2029 hasilnya. Kalau kita bekerja keras, bekerja habis-habisan, saya yakin PSI akan menjadi partai besar," pungkasnya. Pertanyaan yang tersisa: mampukah PSI menerjemahkan struktur yang rapi menjadi suara signifikan di pemilu mendatang?



