Buru Bek Murah, Juventus Jadwalkan Pertemuan dengan Pemilik 50% Hak Tarik Muharemovic
Baca dalam 60 detik
- Juventus menggelar rangkaian pertemuan dengan agen bek Sassuolo, Tarik Muharemovic, yang 50% hak ekonominya masih dimiliki Si Nyonya Tua.
- Dengan klausul penjualan 50%, Juventus bisa memboyong pemain Bosnia itu dengan harga separuh dari nilai pasar, menjadi alternatif hemat dibanding Jhon Lucumi yang dihargai β¬25 juta.
- Langkah ini menunjukkan strategi Juventus yang mulai berhemat di bursa transfer, memanfaatkan aset lama untuk memperkuat lini belakang musim depan.

Juventus dikabarkan telah menjadwalkan serangkaian pertemuan dengan perwakilan bek Sassuolo, Tarik Muharemovic, sebagai bagian dari upaya memperkuat lini pertahanan menjelang musim 2026-2027. Yang membuat langkah ini menarik adalah klausul khusus yang membuat Juventus bisa mendapatkan pemain berusia 22 tahun itu dengan biaya jauh lebih murah ketimbang klub lain.
Menurut laporan media Italia, Juventus memiliki klausul penjualan kembali (sell-on clause) sebesar 50 persen atas Muharemovic. Artinya, secara efektif Si Nyonya Tua masih memiliki separuh hak ekonomi pemain yang kini membela Sassuolo. Dengan demikian, Juventus hanya perlu membayar setengah dari nilai transfer yang diminta Sassuolo kepada klub lain.
Langkah ini menjadi opsi hemat di tengah mahalnya harga bek lain yang menjadi target, seperti Jhon Lucumi milik Bologna. Klub asal Emilia-Romagna itu membanderol pemain Kolombia tersebut dengan harga β¬25 juta, atau bahkan β¬28 juta jika ada klub yang mau membayar klausul rilisnya sebelum pertengahan Juli. Dengan kondisi keuangan yang masih dalam masa pemulihan, Juventus jelas enggan mengeluarkan dana sebesar itu untuk satu pemain.
Muharemovic sendiri merupakan produk akademi Juventus Next Gen. Ia kemudian dijual ke Sassuolo dua musim lalu, namun dengan klausul yang menguntungkan Juventus. Kini, setelah menunjukkan perkembangan menjanjikan di Serie B, ia kembali masuk radar. Direktur utama Juventus, Giovanni Carnevali, bersama sejumlah petinggi klub dikabarkan akan bertemu langsung dengan agen pemain dalam beberapa hari ke depan.
Bagi pengamat sepak bola Italia, langkah ini menandai perubahan strategi Juventus yang mulai realistis secara finansial. Jika sebelumnya klub raja memburu pemain mahal, kini mereka lebih cermat memanfaatkan aset yang sudah ada. Keputusan akhir masih tergantung pada hasil negosiasi dan apakah Sassuolo bersedia melepas pemainnya dengan skema yang menguntungkan kedua belah pihak.
Ke depannya, publik akan menanti apakah Juventus benar-benar merekrut Muharemovic atau justru memilih opsi lain yang lebih siap bersaing di level tertinggi. Satu hal yang pasti: bursa transfer musim panas ini akan menjadi ujian bagi kemampuan manajemen Juventus dalam menyeimbangkan ambisi dan anggaran.



