Torino Bantah Rumor Kepindahan Giovanni Simeone ke River Plate
Baca dalam 60 detik
- Torino menolak permintaan transfer Giovanni Simeone yang ingin kembali ke River Plate, meski pemain telah menyampaikan keinginannya langsung ke presiden klub.
- Simeone, yang baru dipermanenkan Torino dengan biaya β¬7,2 juta, masih terikat kontrak hingga 2028, membuat klub Italia itu enggan melepasnya.
- Keputusan ini menunjukkan strategi Torino yang ingin mempertahankan pemain kunci setelah musim produktif Simeone dengan 11 gol di Serie A.

Torino secara tegas menolak rencana kepulangan Giovanni Simeone ke River Plate, meskipun sang striker dikabarkan telah menyampaikan keinginannya kepada manajemen klub. Langkah ini menegaskan posisi Granata yang tidak ingin kehilangan pemain andalannya di tengah bursa transfer musim panas.
Simeone, yang akrab disapa Cholito, memang memiliki ikatan emosional yang kuat dengan River Plate, klub yang membesarkan namanya sebelum ia hijrah ke Italia pada 2016. Namun, setelah delapan tahun berkarier di Serie A bersama Genoa, Fiorentina, Cagliari, Hellas Verona, dan Napoli, pemain berusia 31 tahun itu baru saja dipermanenkan Torino pada musim panas lalu.
Menurut pakar transfer asal Argentina, Cesar Luis Merlo, Simeone telah bertemu langsung dengan Presiden Torino, Urbano Cairo, pekan ini untuk menyampaikan keinginannya kembali ke Argentina. Namun, Cairo dengan tegas menolak karena klub telah menginvestasikan dana yang tidak sedikit untuk mengamankan jasa sang pemain.
Torino awalnya merekrut Simeone dengan status pinjaman senilai β¬1,35 juta, sebelum kemudian mempermanenkannya dengan biaya transfer β¬7,2 juta ditambah bonus potensial β¬1 juta. Kontrak Simeone di Stadio Olimpico Grande Torino berlaku hingga Juni 2028, dengan opsi perpanjangan satu tahun tambahan.
Keputusan Torino untuk menahan Simeone juga didasari oleh performa impresifnya musim lalu. Meski bukan seorang predator ulung, kontribusinya di lini depan cukup vital bagi skema permainan pelatih Ivan Juric. Dengan torehan 11 gol, ia menjadi salah satu pencetak gol terbanyak Torino di Serie A.
Bagi River Plate, kegagalan mendatangkan Simeone bisa menjadi pukulan tersendiri. Klub asal Buenos Aires itu tengah berusaha memperkuat skuadnya untuk bersaing di Copa Libertadores dan liga domestik. Namun, dengan nilai transfer yang tinggi dan kontrak jangka panjang, peluang untuk memboyong sang pemain kembali ke Argentina tampaknya masih jauh dari kenyataan.
Di sisi lain, keputusan Torino ini juga bisa menjadi sinyal bagi klub-klub Eropa lain yang mungkin tertarik pada Simeone. Dengan harga yang tidak murah, Torino jelas tidak ingin melepas pemainnya dengan harga murah, apalagi setelah mereka baru saja mengeluarkan investasi besar. Pertanyaannya, apakah Simeone akan tetap bertahan dan fokus bersama Torino, atau justru akan memaksakan kehendaknya untuk pulang ke River Plate? Hanya waktu yang akan menjawab.



