PSIS Datangkan Jack Brown, Enam Pemain Baru Siap Gebrak Championship 2026/2027
Baca dalam 60 detik
- PSIS Semarang resmi mengontrak gelandang serang Jack Brown, pemain diaspora kelahiran Jakarta yang sebelumnya membela Persita Tangerang.
- Jack Brown menjadi rekrutan keenam PSIS pada bursa transfer kali ini, bergabung dengan Hari Nur Yulianto, Syahrian Abimanyu, dan tiga pemain anyar lainnya.
- Manajemen PSIS menargetkan skuad yang lebih kompetitif untuk bersaing di Championship 2026/2027, dengan Jack Brown diharapkan menambah kreativitas lini tengah.

PSIS Semarang terus memperkuat skuad jelang bergulirnya Championship 2026/2027. Klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu resmi memperkenalkan gelandang serang Jack Brown sebagai rekrutan keenam mereka pada bursa transfer kali ini, Rabu (24/6/2026).
Jack Brown, pemain berusia 24 tahun yang lahir di Jakarta dan memiliki darah keturunan Indonesia-Inggris, diharapkan mampu menambah daya gedor lini tengah PSIS. Sebelumnya, ia telah membela Persita Tangerang selama lima musim, mencatatkan 36 penampilan di tim senior dan dua laga bersama tim U-20. Pengalamannya menimba ilmu di akademi Lincoln City FC, Inggris, menjadi modal berharga untuk bersaing di kompetisi kasta kedua Liga Indonesia.
Asisten manajer PSIS, Moch. Reza Handhika, menjelaskan bahwa perekrutan Jack Brown merupakan hasil diskusi antara manajemen dan tim pelatih. "Kami melihat Jack memiliki potensi yang baik dan masih berada pada usia yang produktif untuk terus berkembang. Semoga kehadirannya bisa memberikan tambahan energi positif dan semangat baru bagi skuad," ujarnya. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang PSIS untuk membangun fondasi tim yang solid.
Kedatangan Jack Brown juga menandai semakin seriusnya PSIS dalam menatap Championship 2026/2027. Dengan enam pemain baru yang telah direkrut, manajemen berharap kedalaman skuad semakin kuat sehingga mampu bersaing di papan atas. Kompetisi kasta kedua Liga Indonesia diprediksi akan berlangsung ketat, mengingat banyak klub yang juga melakukan perombakan besar-besaran.
Bagi Jack Brown, bergabung dengan PSIS menjadi babak baru dalam kariernya. Ia sebelumnya telah membuktikan diri sebagai gelandang kreatif di Persita, meski belum banyak mencetak gol. Di PSIS, ia diharapkan bisa lebih leluasa mengembangkan permainan dan menjadi motor serangan. Dukungan suporter PSIS yang fanatik, dikenal sebagai Panser Biru dan Snex, bisa menjadi faktor pendorong performanya.
Ke depan, PSIS masih memiliki waktu untuk melengkapi skuad sebelum musim baru dimulai. Pertanyaan yang muncul: akankah Jack Brown mampu menjadi jawaban atas kebutuhan kreativitas lini tengah PSIS, atau justru akan tenggelam dalam persaingan ketat di Championship? Hanya waktu yang akan membuktikan.



