Liverpool Incar Gelandang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi: Alternatif Lebih Menjanjikan dari Diomande?
Baca dalam 60 detik
- Liverpool menggelar pertemuan internal untuk memutuskan perekrutan gelandang Lille, Ayyoub Bouaddi, yang bersinar di Piala Dunia 2026.
- Bouaddi dinilai sebagai kandidat ideal untuk menggantikan peran Alexis Mac Allister yang performanya menurun, dengan banderol sekitar £60 juta.
- Jika berhasil direkrut, Bouaddi bisa menjadi rekrutan kunci Liverpool musim panas ini, mengingat urgensi perbaikan lini tengah The Reds.

Liverpool dikabarkan telah menggelar pertemuan internal untuk membahas kemungkinan merekrut gelandang muda Maroko, Ayyoub Bouaddi, dari LOSC Lille. Langkah ini menjadi sinyal bahwa The Reds tidak hanya fokus pada penyerang, tetapi juga serius merombak lini tengah yang dinilai menjadi titik lemah musim lalu.
Menurut jurnalis transfer Fabrizio Romano, manajemen Liverpool mengadakan pertemuan sebelum Piala Dunia 2026 untuk mengevaluasi potensi transfer Bouaddi. Gelandang berusia 18 tahun itu tampil impresif bersama Maroko di Piala Dunia, termasuk saat menghadapi Brasil di laga pembuka. Penampilannya yang konsisten di Ligue 1 dan Liga Champions bersama Lille membuatnya menjadi salah satu prospek paling diminati di Eropa.
Liverpool bukan satu-satunya klub yang mengincar Bouaddi. Arsenal disebut-sebut berada di barisan depan, sementara Paris Saint-Germain juga selalu memantau talenta muda terbaik. Namun, urgensi Liverpool untuk segera memperkuat lini tengah bisa menjadi faktor penentu. Masa depan Alexis Mac Allister dan Curtis Jones yang tidak pasti membuka peluang bagi Bouaddi untuk langsung menjadi pemain inti di bawah pelatih anyar, Andoni Iraola.
Yang menarik, Bouaddi dinilai sebagai kandidat yang lebih cocok untuk kebutuhan Liverpool saat ini dibandingkan dengan target utama lainnya, Yan Diomande. Meski Diomande, winger RB Leipzig berusia 19 tahun, menjadi sorotan dengan potensi besarnya, statistiknya musim lalu—13 gol dan 8 assist di Bundesliga—masih jauh dari ekspektasi untuk menggantikan Mohamed Salah. Sementara itu, Bouaddi diyakini bisa langsung menjadi peningkatan signifikan di lini tengah, terutama jika Mac Allister hengkang.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, perburuan Bouaddi oleh Liverpool menjadi menarik karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa kini semakin agresif merekrut pemain muda dari Afrika. Maroko, setelah sukses di Piala Dunia 2022, terus melahirkan talenta kelas dunia. Jika Bouaddi bergabung dengan Liverpool, ia bisa menjadi inspirasi bagi pesepak bola muda Indonesia yang bercita-cita menembus liga top Eropa.
Namun, Liverpool harus bergerak cepat. Arsenal dan PSG siap mencaplok Bouaddi jika The Reds terlambat. Selain itu, harga yang diminta Lille bisa membengkak seiring performa gemilang Bouaddi di Piala Dunia. Pertanyaannya, apakah Liverpool berani menggelontorkan dana besar untuk seorang remaja, atau akan fokus pada prioritas lain seperti penyerang sayap? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah kebijakan transfer Liverpool musim panas ini.



