Ross Barkley Pilih Latihan di Italia Saat Liburan, Tuai Pujian dari Klub Amatir
Baca dalam 60 detik
- Gelandang Aston Villa Ross Barkley memanfaatkan liburan di Taormina, Sisilia, untuk berlatih di stadion milik klub non-profesional.
- Sikap profesional Barkley menuai apresiasi dari pejabat setempat, yang menilai kedisiplinannya sebagai contoh bagi atlet muda.
- Kunjungan ini memperkuat citra Italia sebagai destinasi favorit pesepakbola top, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan klub lokal.

Gelandang Aston Villa, Ross Barkley, memilih menghabiskan sebagian liburan musim panasnya di Italia dengan tetap menjaga rutinitas latihan. Ia menggunakan fasilitas Stadio Valerio Bacigalupo di Taormina, Sisilia, yang merupakan markas klub amatir Football Club Taormina.
Keputusan Barkley untuk terus berlatih di tengah liburan menuai apresiasi dari pemerintah kota setempat. Dalam pernyataan yang dikutip dari kantor berita ANSA, Barkley menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat yang diterimanya. Pemerintah kota Taormina bahkan memberikan sebuah pennant kota sebagai cendera mata untuk mengenang kunjungannya.
Mario Quattrocchi, Dewan Olahraga Taormina, menyambut baik kehadiran pemain berusia 32 tahun tersebut. โSungguh suatu kehormatan bisa menjadi tuan rumah bagi pemain sekaliber dia di kota kami,โ ujarnya. โMeskipun sedang berlibur, ia tetap memilih untuk menggunakan fasilitas olahraga kami dan merasakan langsung atmosfer lokal.โ
Football Club Taormina sendiri berlaga di Prima Categoria, kasta ketujuh dalam hierarki sepak bola Italia. Stadion Valerio Bacigalupo menjadi saksi bisu kedisiplinan Barkley yang tak pernah lepas dari bola meski sedang beristirahat.
Bagi sepak bola Indonesia, kisah Barkley ini bisa menjadi pengingat akan pentingnya etos kerja dan profesionalisme. Banyak pemain top dunia yang memanfaatkan liburan untuk menjaga kebugaran, sementara di Indonesia masih kerap ditemui pemain yang lengah saat jeda kompetisi. Kedisiplinan seperti inilah yang membedakan antara pemain biasa dan pemain kelas dunia.
Lebih jauh, kunjungan Barkley juga menunjukkan potensi pariwisata olahraga di Italia. Taormina, yang dikenal sebagai destinasi wisata kelas atas, kini juga menarik atlet-atlet top untuk berlatih di sana. Hal ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah-daerah di Indonesia yang memiliki fasilitas olahraga memadai untuk menarik atlet asing berlatih, sekaligus mempromosikan pariwisata lokal.
Dengan kontrak yang masih panjang di Aston Villa, Barkley tampaknya masih memiliki masa depan cerah di Premier League. Namun, langkahnya berlatih di klub kecil Italia menunjukkan bahwa ia tidak pernah melupakan akar sepak bola dan selalu menghargai setiap kesempatan untuk berkembang. Pertanyaannya, akankah ada pemain Indonesia yang melakukan hal serupa saat berlibur ke luar negeri?



