Stokes Ditarik dari Pertandingan: Sinyal Kembali ke Timnas Inggris?
Baca dalam 60 detik
- Ben Stokes ditarik dari laga Durham atas permintaan ECB, memicu spekulasi kembalinya ia ke skuad Inggris.
- Stokes masih dalam penyelidikan insiden klub malam, sementara Joe Root mencetak 14.000 run test sebagai kapten pengganti.
- Keputusan ini bisa mempengaruhi komposisi tim Inggris untuk laga ketiga melawan Selandia Baru pekan depan.

Ben Stokes, kapten tim kriket Inggris, secara mendadak ditarik dari sisa pertandingan kejuaraan county Durham melawan Northamptonshire atas permintaan langsung England and Wales Cricket Board (ECB). Langkah ini memicu spekulasi bahwa Stokes akan segera kembali memperkuat tim nasional setelah sempat diskors akibat insiden di klub malam London.
Durham mengonfirmasi penarikan tersebut pada Minggu (21/6), sehari setelah Stokes tampil impresif dengan mencetak 95 run dari 118 bola melawan Northamptonshire. ECB belum memberikan pernyataan resmi, namun keputusan ini dinilai sebagai indikasi kuat bahwa Stokes akan masuk dalam skuad untuk laga ketiga melawan Selandia Baru di Trent Bridge, Nottingham, mulai 25 Juni.
Stokes, yang menjabat kapten test sejak 2022, sebelumnya ditinggalkan dari tim utama menyusul investigasi ECB terkait insiden di sebuah klub malam setelah kemenangan test pertama atas Selandia Baru di Lord's. Insiden tersebut juga melibatkan bowler cepat Gus Atkinson, yang dilaporkan melanggar jam malam tim. Atkinson juga ditarik dari pertandingan county-nya bersama Surrey, tempat ia mengambil empat wicket melawan Glamorgan.
Ketidakhadiran Stokes di laga kedua test di The Oval berimbas pada performa Inggris. Tim asuhan Joe Root—yang menggantikan Stokes sebagai kapten—berada di ambang kekalahan setelah hari keempat hanya mampu mengumpulkan 182-5 dalam upaya mengejar target 463 run yang nyaris mustahil. Meski demikian, Root mencatat sejarah pribadi dengan mencapai 14.000 run test, menjadi pemain kedua setelah legenda India Sachin Tendulkar yang mencapai angka tersebut.
Bagi penggemar kriket di Indonesia, perkembangan ini menarik karena menunjukkan bagaimana disiplin dan investigasi internal dapat memengaruhi komposisi tim elite. ECB diperkirakan akan merilis laporan dari Cricket Regulator terkait Stokes dan Atkinson dalam waktu dekat. Jika Stokes kembali, ia akan memimpin tim yang tengah berjuang menghindari kekalahan beruntun di kandang sendiri.
Pertanyaan yang mengemuka: mampukah Stokes mengembalikan performa Inggris yang tengah terpuruk, atau justru kontroversi ini akan menjadi beban tambahan bagi tim? Jawabannya akan mulai terlihat di Trent Bridge pekan depan.