Steam Controller Kembali Diburu: Pesanan Baru Baru Tiba 2027
Baca dalam 60 detik
- Valve mengungkap estimasi waktu pengiriman Steam Controller berdasarkan tanggal pemesanan, dengan reservasi baru baru masuk tahun 2027.
- Sistem pre-order diterapkan setelah stok awal ludes terjual dalam hitungan pekan, menunjukkan tingginya permintaan perangkat keras gaming niche.
- Perusahaan memastikan tidak akan menghentikan produksi, memberi sinyal komitmen jangka panjang terhadap ekosistem pengontrol alternatif.

Valve, pengembang platform distribusi game Steam, akhirnya memberikan kejelasan soal sistem pemesanan awal (pre-order) pengontrol gim mereka, Steam Controller. Dalam pengumuman resmi yang dirilis pekan ini, perusahaan asal Amerika Serikat itu mengungkapkan bahwa konsumen yang baru melakukan reservasi saat ini harus bersabar hingga tahun 2027 untuk menerima unitnya.
Langkah ini diambil setelah gelombang pertama peluncuran Steam Controller pada Mei lalu langsung habis dalam waktu singkat. Valve kemudian menerapkan sistem antrean pre-order untuk mengatur distribusi yang lebih tertib. Kini, halaman produk Steam Controller menampilkan perkiraan waktu kapan pelanggan akan menerima surel yang memungkinkan mereka menyelesaikan pembelian, berdasarkan tanggal pemesanan.
Bagi mereka yang baru memesan sekarang, Valve menyebutkan bahwa pengiriman pasti akan terjadi pada 2027, meskipun rentang waktu yang lebih spesifik baru akan diumumkan kemudian. Yang menarik, perusahaan menegaskan tidak memiliki rencana untuk menghentikan produksi Steam Controller, sinyal bahwa perangkat ini akan terus dipasok meskipun permintaan melonjak.
Fenomena ini mengingatkan pada kelangkaan perangkat keras game lain, seperti konsol PlayStation 5 atau kartu grafis NVIDIA, yang kerap mengalami keterlambatan pengiriman akibat lonjakan permintaan. Namun, Steam Controller memiliki posisi unik karena merupakan perangkat keras pertama yang sepenuhnya dirancang oleh Valve, dengan fitur trackpad haptic dan dukungan penyesuaian tombol yang mendalam.
Bagi gamer di Indonesia, kabar ini mungkin menjadi pertimbangan sebelum memutuskan membeli. Meskipun Steam Controller tidak dijual resmi di pasar Tanah Air, banyak pemain yang mengimpornya melalui jasa titip atau platform e-commerce lintas negara. Dengan estimasi pengiriman yang mencapai 2027, calon pembeli harus siap menunggu lama atau mencari alternatif seperti pengontrol Xbox atau PlayStation yang lebih mudah didapat.
Menurut analis industri game, langkah Valve mempertahankan produksi Steam Controller menunjukkan bahwa perusahaan melihat perangkat ini sebagai bagian integral dari ekosistem Steam, terutama dengan hadirnya Steam Deck yang juga menggunakan tata letak tombol serupa. "Valve tidak ingin mengulang kesalahan seperti pengontrol Steam Link yang sempat dihentikan," ujar seorang pengamat teknologi. "Mereka ingin membangun basis pengguna yang loyal sebelum meluncurkan generasi berikutnya."
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Valve akan meningkatkan kapasitas produksi atau justru menyiapkan model baru untuk memenuhi permintaan yang terus membeludak. Dengan antrean yang sudah memanjang hingga 2027, tekanan untuk berinovasi semakin besar.



