Kecelakaan Kecepatan Tinggi di Tour de Suisse: Rahang Pembalap Wanita Patah
Baca dalam 60 detik
- Pembalap Slovenia Urska Zigart mengalami patah rahang setelah terjatuh di kecepatan tinggi saat etape kedua Tour de Suisse Femmes.
- Insiden terjadi di kilometer terakhir, memicu reaksi berantai yang melibatkan beberapa pembalap lain.
- Zigart, pasangan juara Tour de France Tadej Pogacar, kini fokus pada pemulihan tanpa cedera tambahan yang terdeteksi.

Pembalap Slovenia Urska Zigart harus menjalani perawatan intensif setelah mengalami patah rahang dalam kecelakaan kecepatan tinggi di etape kedua Tour de Suisse Femmes, Kamis (13/6) di Locarno. Insiden yang terjadi di awal kilometer terakhir ini tidak hanya mengakhiri harapan Zigart di ajang tersebut, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pembalap di sirkuit balap sepeda wanita.
Menurut keterangan resmi tim AG Insurance-Soudal, Zigart kehilangan kendali saat melintasi polisi tidur dengan kecepatan tinggi. Tubuhnya terhempas keras ke aspal, terguling dan meluncur beberapa meter sebelum berhenti. Beberapa pembalap lain ikut terjatuh saat berusaha menghindari Zigart yang terbaring tak bergerak di jalan. Tim medis segera melarikannya ke rumah sakit untuk pemeriksaan menyeluruh.
โSetelah menjalani sejumlah pemeriksaan medis, Urska didiagnosis mengalami patah rahang. Untungnya, tidak ada cedera lain yang terdeteksi,โ demikian pernyataan tim. Staf medis kini tengah mengevaluasi langkah perawatan selanjutnya untuk memastikan pemulihan optimal. Prioritas utama saat ini adalah kesehatan dan keselamatan pembalap berusia 29 tahun tersebut.
Kecelakaan ini menyoroti risiko tinggi yang dihadapi pembalap sepeda, terutama di tikungan atau rintangan mendadak seperti polisi tidur. Meskipun balapan sepeda wanita semakin populer, infrastruktur dan standar keselamatan masih perlu ditingkatkan. Di Indonesia, meski balap sepeda belum sepopuler di Eropa, peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya perlindungan bagi atlet, baik di level amatir maupun profesional.
Menurut laporan media Slovenia, Zigart sadar setelah kecelakaan dan sempat berbicara dengan Pogacar, yang saat itu akan memulai etape di lokasi yang sama. Pogacar, yang memimpin klasemen umum setelah dua etape, tentu terpengaruh secara emosional. Namun, fokus kini beralih pada pemulihan Zigart. Pertanyaan yang mengemuka: akankah insiden ini mendorong perubahan dalam desain lintasan atau prosedur keselamatan di balap sepeda wanita?



