Shin Tae-yong Era Dimulai, Persija Lepas Empat Pemain Lokal
Baca dalam 60 detik
- Persija Jakarta memutuskan tidak memperpanjang kontrak Hanif Sjahbandi, Hansamu Yama, Alfriyanto Nico, dan Riko Simanjuntak menyusul kedatangan Shin Tae-yong sebagai pelatih.
- Hanif Sjahbandi menjadi satu-satunya pemain yang kontraknya diakhiri lebih awal, setelah musim lalu hanya tampil 11 kali akibat cedera panjang.
- Langkah ini menandai awal perombakan skuad Macan Kemayoran di bawah arahan pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Persija Jakarta resmi memulai era baru di bawah kepelatihan Shin Tae-yong dengan melepas empat pemain lokal untuk musim depan. Langkah ini menjadi sinyal awal perombakan skuad Macan Kemayoran yang tengah bersiap menghadapi kompetisi mendatang.
Empat pemain yang tidak dipertahankan adalah Hanif Sjahbandi, Hansamu Yama, Alfriyanto Nico, dan Riko Simanjuntak. Dari keempatnya, Hanif menjadi satu-satunya yang kontraknya diputus lebih awal, sementara tiga lainnya dilepas setelah masa kerja sama berakhir.
Hanif Sjahbandi, gelandang berusia 29 tahun, sebenarnya masih terikat kontrak hingga satu musim ke depan. Namun, Persija memilih mengakhiri kerja sama lebih cepat. Selama membela Persija sejak 2022, Hanif mencatatkan 98 penampilan dengan torehan enam gol dan tujuh assist. Musim lalu, ia hanya tampil dalam sebelas pertandingan akibat cedera panjang yang memaksanya menjalani operasi.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Hanif selama berseragam Macan Kemayoran. "Kami bangga pernah berjalan bersama Hanif, seorang pemain yang selalu menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi. Namun, saat ini kami telah memilih jalan masing-masing. Dengan reputasi positif yang ia miliki, kami percaya Hanif akan terus berkembang dan kembali bersinar di klub barunya," ujar Prapanca.
Sementara itu, Hansamu Yama, Alfriyanto Nico, dan Riko Simanjuntak dilepas setelah kontrak mereka berakhir. Ketiganya menghabiskan musim lalu dengan status pinjaman di klub lain: Hansamu di Arema FC, Nico di Persis Solo, dan Riko di PSS Sleman. Prapanca juga mengucapkan terima kasih kepada ketiganya atas kontribusi mereka selama ini. "Kami mengapresiasi perjuangan yang telah mereka tunjukkan. Mereka adalah bagian dari perjalanan penting klub ini, dan kontribusi mereka akan selalu menjadi bagian dari cerita Macan Kemayoran," tuturnya.
Keputusan ini menjadi langkah awal Persija dalam membangun tim di bawah arahan Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu dikenal memiliki pendekatan disiplin dan kerap melakukan perombakan skuad sesuai kebutuhan taktiknya. Dengan dilepasnya empat pemain, Persija diprediksi akan mendatangkan pemain baru untuk mengisi posisi yang ditinggalkan.
Bagi para pemain yang dilepas, langkah ini membuka peluang untuk mencari klub baru. Hanif, yang masih memiliki reputasi positif, diyakini akan segera mendapatkan pelabuhan baru. Sementara Hansamu, Nico, dan Riko, yang telah memiliki pengalaman dipinjamkan, juga diharapkan dapat melanjutkan karier di klub lain.
Langkah Persija ini menjadi salah satu dinamika yang biasa terjadi dalam sepak bola profesional. Dengan bergulirnya bursa transfer, publik menanti langkah selanjutnya dari Macan Kemayoran di bawah era Shin Tae-yong. Akankah perombakan ini membawa perubahan signifikan bagi performa tim musim depan?



