Brian McDermott Panggil 10 Pemain Debutan untuk Skuad Inggris Jelang Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Pelatih baru Inggris, Brian McDermott, memanggil 10 pemain tanpa caps dalam skuad perdana 38 pemain menjelang Piala Dunia 2026.
- Jake Connor kembali dipanggil setelah tujuh tahun absen, menjadi sorotan utama dalam ekspansi skuad.
- Inggris, yang belum pernah juara Piala Dunia, akan menghadapi turnamen di Australia, Selandia Baru, dan Papua Nugini pada Oktober-November mendatang.

Pelatih kepala timnas Inggris, Brian McDermott, mengumumkan skuad perdana berisi 38 pemain untuk persiapan Piala Dunia Rugby 2026, dengan mengejutkan banyak pihak karena memasukkan 10 pemain yang belum pernah memperkuat tim senior. Keputusan ini diambil setelah McDermott menggantikan Shaun Wane yang mundur pada Januari lalu, menyusul kekalahan telak Inggris dari Australia dalam seri Ashes di kandang sendiri tahun lalu.
Salah satu nama yang paling menarik perhatian adalah Jake Connor, pemain berusia 31 tahun yang mendapat julukan "game-breaker" dari McDermott. Connor kembali ke skuad setelah tujuh tahun absen, setelah sebelumnya secara kontroversial dicoret oleh Wane untuk seri Ashes yang berakhir dengan kekalahan 3-0. Kepulangannya diharapkan bisa memberikan dimensi baru bagi lini serang Inggris yang kerap kesulitan menembus pertahanan lawan-lawan tangguh.
McDermott, yang sebelumnya sukses menangani Leeds Rhinos, menegaskan bahwa proses seleksi ini adalah langkah awal untuk membangun tim yang kompetitif. "Saya menikmati proses melihat pemain-pemain di Super League dan NRL yang berpotensi membela Inggris di Piala Dunia 2026. Jelas ada banyak talenta yang bisa kami andalkan, dan ini baru kelompok pertama. Masih ada kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuan mereka," ujar McDermott dalam pernyataan resmi.
Skuad ini juga dihuni oleh sejumlah pemain muda berbakat seperti Jake Trueman dan Caleb Hamlin-Uele dari Wakefield Trinity, Sam Walters dan Zach Eckersley dari Wigan Warriors, serta Dean Hadley dari Hull KR. Kehadiran mereka menunjukkan pergeseran strategi McDermott yang lebih berani memberikan kesempatan kepada pemain-pemain yang tampil impresif di kompetisi domestik, meskipun belum memiliki pengalaman internasional. Di sisi lain, pemain-pemain berpengalaman seperti George Williams, John Bateman, dan Elliott Whitehead tetap menjadi tulang punggung tim.
Bagi penggemar rugby di Indonesia, perkembangan ini menarik untuk disimak karena menunjukkan bagaimana sebuah tim besar melakukan regenerasi. Meskipun rugby belum sepopuler sepak bola di Tanah Air, prestasi Inggris di Piala Dunia sering menjadi tolok ukur kekuatan olahraga ini di kancah global. Apalagi, Piala Dunia 2026 akan digelar di kawasan Pasifik yang relatif dekat dengan Indonesia, sehingga bisa menjadi momentum untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga fisik ini.
Inggris sendiri belum pernah sekalipun meraih gelar Piala Dunia sejak turnamen pertama digelar. Prestasi terbaik mereka adalah menjadi runner-up pada 1975 dan 1995. Kekalahan dari Samoa di semifinal edisi 2021 menjadi tamparan keras yang memicu perubahan kepelatihan. McDermott diharapkan bisa membawa angin segar dan mengakhiri puasa gelar yang sudah berlangsung puluhan tahun.
Pertanyaan besarnya, apakah keberanian McDermott memanggil banyak pemain baru akan membuahkan hasil, atau justru menjadi bumerang karena minimnya pengalaman? Jawabannya akan terlihat saat Piala Dunia bergulir beberapa bulan lagi.



