Naturalisasi Dua Talenta Muda Disetujui DPR: Luke Vickery dan Mitchell Baker Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia
Baca dalam 60 detik
- Komisi X DPR RI memberikan lampu hijau untuk naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, membuka jalan bagi keduanya memperkuat Timnas Indonesia.
- Vickery, winger produktif Macarthur FC, dan Baker, penyerang jangkung dari Georgetown University, sama-sama memiliki garis keturunan Indonesia.
- Jika proses rampung, keduaya diproyeksikan debut di Piala AFF 2026, menambah amunisi baru bagi skuad Garuda di bawah asuhan John Herdman.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7336618/original/055797600_1780120424-20260530_105918.jpg)
Komisi X DPR RI resmi menyetujui rekomendasi naturalisasi dua pemain keturunan, Luke Vickery dan Mitchell Baker, dalam rapat kerja bersama Kemenpora dan PSSI pada Senin (15/6/2026). Persetujuan ini membawa mereka selangkah lebih dekat untuk mengenakan seragam Merah-Putih di pentas internasional.
Bagi Vickery, momen itu terasa seperti takdir yang sempurna. Winger berusia 20 tahun kelahiran Hawaii itu mengaku impiannya untuk membela Indonesia semakin nyata, terutama karena neneknya lahir di Medan, Sumatera Utara. โIni adalah lingkaran yang lengkap bagi keluarga saya. Bisa mewakili jutaan orang adalah sebuah kehormatan,โ ujarnya. Sementara itu, Baker, penyerang setinggi 196 cm yang lahir di Melbourne, juga meluapkan kebanggaannya. โSaya selangkah lebih dekat untuk menjadi orang Indonesia dan mudah-mudahan bisa mewakili negara ini,โ kata pemain yang memiliki darah Semarang dan Yogyakarta dari pihak ibu itu.
Vickery saat ini bermain untuk Macarthur FC di A-League, kasta tertinggi Australia. Produktivitasnya cukup menjanjikan: tujuh gol dan tiga assist dari 30 pertandingan dengan total 1.650 menit bermain. Baker, di sisi lain, belum menjalani debut profesional meski sudah dipilih Colorado Rapids pada urutan ke-10 MLS SuperDraft 2025. Ia masih mengasah kemampuannya bersama Georgetown University, di mana musim lalu ia mencetak 14 gol dan tiga assist dalam 21 lagaโprestasi yang mengantarkannya masuk United Soccer Coaches Second All-American Team dan First Team All-BIG EAST.
Keputusan DPR ini menjadi angin segar bagi program naturalisasi PSSI yang terus digencarkan. Kedua pemain telah mengikuti pemusatan latihan di Jakarta pada akhir Mei 2026 dan dipertahankan pelatih John Herdman untuk FIFA Matchday Juni 2026. Jika proses administrasi selesai tepat waktu, Vickery dan Baker berpeluang menjalani debut di Piala AFF 2026 yang akan digelar pada Juli-Agustus mendatang.
Naturalisasi pemain keturunan bukan sekadar menambah jumlah pemain, tetapi juga strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing Timnas Indonesia di kancah Asia. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman di liga asing, Vickery dan Baker diharapkan membawa standar profesionalisme baru. Pertanyaan selanjutnya: akankah mereka mampu beradaptasi dengan cepat dan memberikan kontribusi instan di turnamen mendatang?



