Nathaniel Brown: Bek Kiri Jerman yang Menanjak Jelang Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Nathaniel Brown, debutan Oktober 2025, kini menjadi andalan Jerman di pos bek kiri untuk Piala Dunia 2026.
- Konsistensi dan daya serangnya membuatnya menggeser David Raum dalam hierarki timnas Jerman.
- Pelatih Nagelsmann memuji kepemimpinan dan keandalannya, sementara mantan pelatih Frankfurt melihatnya sebagai pemain serbabisa.

Nathaniel Brown, bek kiri Eintracht Frankfurt yang baru menjalani debut internasional bersama Jerman pada Oktober 2025, dipastikan menjadi salah satu pemain kunci Julian Nagelsmann di Piala Dunia 2026. Dalam waktu singkat, pemain berusia 23 tahun itu berhasil mencuri perhatian berkat performa konsisten dan agresivitasnya dalam menyerang.
Brown menjalani musim 2025/26 bersama Frankfurt dengan catatan empat gol dan empat assist, serta dipercaya menjadi kapten dalam laga melawan Bayern Munich. Meski timnya mengalami pasang surut, ia tetap menjadi starter reguler di bawah pelatih Albert Riera. Kepemimpinannya di lapangan, termasuk saat memakai ban kapten, menunjukkan kematangan yang melampaui usianya.
Di timnas Jerman, Brown bersaing ketat dengan David Raum dari RB Leipzig untuk pos bek kiri. Namun, konsistensi dan dorongan ofensifnya membuat Nagelsmann lebih memilihnya. Dalam laga pembuka Grup E melawan Curaรงao, Brown mencatatkan satu gol dan satu assist dalam kemenangan telak 7-1. Kecepatan, keberanian dalam tekel, dan kemauan untuk maju terus menjadi ciri khas permainannya.
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann memberikan pujian tinggi kepada Brown. โDia memiliki dinamika luar biasa, sangat cepat, kreatif, dan mulai menunjukkan jiwa kepemimpinan. Di masa sulit, dia adalah pemain Frankfurt yang paling konsisten,โ ujar Nagelsmann. Sementara itu, mantan pelatih Frankfurt Albert Riera menambahkan, โBrown memiliki kualitas fantastis. Dia bisa bermain di berbagai posisi, baik sebagai bek sayap, sayap, maupun di tengah.โ
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kisah Brown menarik karena ia sempat memiliki opsi membela Amerika Serikat melalui ayahnya. Namun, pilihannya membela Jerman menunjukkan daya tarik timnas Jerman yang tetap kuat. Dengan performa yang terus menanjak, Brown bisa menjadi salah satu pemain yang patut disorot di Piala Dunia 2026, terutama jika Jerman melaju jauh. Pertanyaannya, mampukah ia mempertahankan performa puncak hingga turnamen bergulir?



