Tiga Klub Premier League Berburu Gelandang Brasil Marlon Gomes di Bursa Transfer
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa, Newcastle United, dan Sunderland bersaing mendapatkan gelandang Shakhtar Donetsk, Marlon Gomes, yang dibanderol £17 juta.
- Persaingan ini dipicu kebutuhan masing-masing klub memperkuat lini tengah di tengah potensi kehilangan pemain kunci.
- Harga £17 juta dinilai wajar untuk talenta Brasil berusia 22 tahun yang bisa menjadi investasi jangka panjang.

Tiga klub Premier League — Aston Villa, Newcastle United, dan Sunderland — dikabarkan saling sikut untuk mengamankan tanda tangan gelandang serang Shakhtar Donetsk, Marlon Gomes, yang dilego dengan harga £17 juta (sekitar Rp340 miliar) pada bursa transfer musim panas ini. Persaingan ini menandai semakin derasnya minat klub-klub Inggris terhadap talenta Amerika Selatan, yang dalam beberapa tahun terakhir sukses mencuri perhatian seperti Estevao, Moises Caicedo, dan Murillo.
Menurut laporan SportsBoom, ketiga klub telah mengirimkan perwakilan mereka untuk melakukan pemantauan langsung terhadap pemain berusia 22 tahun tersebut. Langkah ini menunjukkan keseriusan mereka, meskipun keputusan akhir tetap berada di tangan Gomes. Sunderland, yang musim lalu berhasil lolos ke kompetisi Eropa, berambisi memanfaatkan status tersebut untuk mengalahkan rival sekota, Newcastle, yang tengah menghadapi musim panas yang berat.
Newcastle sendiri terpaksa melepas Anthony Gordon ke Barcelona dengan nilai transfer £69 juta, dan kini terancam kehilangan Lewis Hall yang tidak bahagia. Meski Victor Munoz kemungkinan besar akan datang, skuad asuhan Eddie Howe tetap akan kekurangan tenaga. Di sisi lain, Aston Villa — meski berhasil lolos ke Liga Champions dan memenangkan Liga Europa — masih dibayangi masalah Financial Fair Play yang bisa memaksa mereka menjual Morgan Rogers. Penjualan tersebut, meski berat, akan memberi Unai Emery dana untuk mendatangkan pemain baru, terutama di lini tengah.
Gomes, yang dikenal dengan kemampuan membaca permainan dan visi yang tajam, diyakini bisa menjadi rebutan yang menguntungkan. Seorang analis sepak bola Brasil, Burak Eren, melalui cuitannya menggambarkan Gomes sebagai pemain dengan gaya yang sangat cocok untuk posisi gelandang tengah yang membutuhkan tempo dan ketegasan. “Marlon Gomes, gelandang nomor 6-8. Visi dan pandangan permainannya sangat baik. Ia juga membawa tempo dan ketegasan yang diperlukan di lini tengah,” tulisnya.
Bagi klub-klub Premier League, harga £17 juta bukanlah angka yang memberatkan. Apalagi jika melihat potensi Gomes yang masih muda dan bisa berkembang menjadi pemain bintang. Namun, persaingan ketat ini juga membawa risiko: jika Gomes memilih klub yang salah, ia bisa tenggelam di bangku cadangan. Sunderland, misalnya, mungkin menawarkan lebih banyak menit bermain, sementara Aston Villa dan Newcastle menawarkan panggung Liga Champions atau Eropa.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, persaingan ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub-klub Inggris mulai melirik pasar Brasil yang sebelumnya didominasi klub-klub Eropa lainnya. Jika Gomes sukses di Premier League, bukan tidak mungkin pemain-pemain Asia Tenggara, termasuk Indonesia, akan lebih diperhitungkan di masa depan. Namun, untuk saat ini, fokus tertuju pada keputusan Gomes: apakah ia akan memilih tantangan baru di Inggris, atau bertahan di Ukraina untuk musim depan?



