Leeds Siapkan Dana Besar: Buru Bek Sporting dan Kiper Braga di Bursa Musim Panas
Baca dalam 60 detik
- Leeds United dikabarkan sepakat secara personal dengan bek Sporting Ousmane Diomande, dengan nilai transfer potensial mencapai £39 juta—rekor klub.
- Klub asal Yorkshire itu juga masuk dalam perburuan kiper Braga Lukas Hornicek yang memiliki klausul rilis £26 juta, bersaing dengan Porto dan Benfica.
- Kombinasi Diomande dan Hornicek dinilai ideal untuk gaya bermain progresif Leeds, terutama dalam membangun serangan dari belakang.

Leeds United berancang-ancang menggebrak bursa transfer musim panas dengan dua incaran utama dari Liga Portugal: bek Sporting Ousmane Diomande dan kiper Braga Lukas Hornicek. Langkah ini menjadi sinyal ambisi klub untuk memperkuat skuad asuhan Daniel Farke setelah finis di peringkat ke-14 Premier League musim lalu.
Menurut laporan jurnalis Portugal Pablo Oliveira, Leeds termasuk salah satu klub yang meminati Hornicek. Braga menolak negosiasi dan mematok harga sesuai klausul rilis, yakni £26 juta. Selain Leeds, Porto dan Benfica juga disebut mengincar kiper berusia 23 tahun tersebut. Namun, belum ada kepastian apakah ketiga klub bersedia membayar penuh klausul tersebut.
Di sisi lain, Leeds dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan Diomande. Bek tengah asal Pantai Gading itu diperkirakan akan memecahkan rekor transfer klub yang sebelumnya dipegang Georginio Rutter (£35,5 juta). Nilai transfer Diomande mencapai £39 juta, angka yang tidak akan diambil enteng oleh pemilik klub, 49ers Enterprises.
Diomande tampil impresif bersama Sporting musim lalu dengan 17 penampilan di Liga Portugal, serta dominan dalam duel udara. Gaya bermainnya yang suka membangun serangan dari belakang—rata-rata 24,6 operan ke depan per 90 menit—membutuhkan kiper yang nyaman dengan bola di kaki. Hornicek dinilai memenuhi kriteria tersebut, berbeda dengan kiper utama Leeds saat ini, Karl Darlow, yang hanya mencatatkan 58% akurasi umpan dan kebobolan 1,5 gol lebih banyak dari ekspektasi xG.
Hornicek, yang dijuluki "prodigy" oleh pengamat Zach Lowy, menunjukkan performa gemilang di Liga Europa dengan 66% akurasi umpan dan kemampuan sweeping yang baik (1,4 kali keluar dari garis gawang per laga). Kombinasi Diomande dan Hornicek diprediksi akan meningkatkan kemampuan Leeds dalam membangun serangan dari lini belakang, sebuah aspek yang selama ini menjadi kelemahan tim.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, langkah Leeds ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub Premier League kelas menengah berani berinvestasi besar untuk bersaing. Jika transfer ini terealisasi, Leeds bisa menjadi contoh bagi klub-klub Asia, termasuk Indonesia, dalam membangun skuad dengan keseimbangan antara pemain muda potensial dan kebutuhan taktis.
Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Leeds sanggup mengeluarkan dana total hingga £65 juta untuk dua pemain tersebut, atau justru akan memilih salah satu? Keputusan ini akan menjadi ujian bagi ambisi jangka panjang klub di bawah kepemilikan baru.



