Nadeo Argawinata Perpanjang Kontrak di Borneo FC: Kiper Timnas Tetap di Samarinda Hingga 2029
Baca dalam 60 detik
- Borneo FC mengamankan jasa kiper Timnas Indonesia Nadeo Argawinata dengan kontrak baru berdurasi tiga musim hingga 2029.
- Perpanjangan kontrak ini mengakhiri spekulasi kepindahan Nadeo ke klub-klub besar seperti Persib dan Persija.
- Nadeo baru saja dinobatkan sebagai kiper terbaik Super League 2025/2026 dengan catatan 136 penyelamatan, tertinggi di liga.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5787041/original/089219800_1778689740-nadeo_a.jpg)
Borneo FC resmi mengikat Nadeo Argawinata dengan kontrak anyar berdurasi tiga musim, memastikan kiper Timnas Indonesia itu tetap berseragam Pesut Etam hingga 2029. Keputusan ini sekaligus memupus rumor yang mengaitkannya dengan Persib Bandung dan Persija Jakarta.
Pengumuman perpanjangan kontrak disampaikan melalui media sosial klub pada Jumat (12/6/2026) malam WIB. Dalam unggahannya, Borneo FC menegaskan komitmen Nadeo dengan nada khas: “Nadeo still Manyala! Ini contoh kalau pemain sudah perpanjang kontrak ya.” Klub juga menyebutnya sebagai “kiper terbaik Super League 25/26” yang secara resmi menambah masa baktinya.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Nadeo memilih stabilitas di Samarinda ketimbang pindah ke klub ibu kota. Sejak kembali dari Bali United pada 2020, ia menjelma menjadi pilar utama di bawah mistar gawang Borneo FC. Dalam 106 penampilan di semua ajang, ia mencatatkan 38 clean sheet dan hanya kebobolan 102 gol—rasio yang solid untuk seorang penjaga gawang.
Musim lalu menjadi puncak karier Nadeo di level klub. Ia dinobatkan sebagai Best Goalkeeper BRI Super League 2025/2026 setelah tampil dalam 34 pertandingan dengan 136 penyelamatan—catatan tertinggi di liga, unggul lima saves dari Mike Hauptmeijer (Bali United) yang mengoleksi 131 penyelamatan. Konsistensi ini pula yang membawanya kembali ke skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026 melawan Oman dan Mozambik, meski belum mendapat menit bermain.
Bagi sepak bola Indonesia, keputusan Nadeo bertahan di Borneo FC menjadi contoh langka: seorang pemain papan atas memilih loyalitas ketimbang gemerlap klub besar. Di tengah maraknya perpindahan pemain ke tim-tim metropolitan, langkah ini justru memperkuat daya saing Liga 1 secara keseluruhan. Borneo FC pun mendapatkan jaminan di posisi kiper untuk tiga musim ke depan, aset berharga dalam persaingan gelar.
Ke depan, tantangan Nadeo adalah mempertahankan performa puncak di usia yang memasuki 30 tahun. Dengan kontrak baru ini, ia juga berpeluang menjadi kiper utama Timnas Indonesia untuk jangka panjang, mengingat persaingan di posisi itu kian ketat. Akankah Nadeo mampu membawa Borneo FC meraih gelar perdana Liga 1? Atau justru menjadi batu loncatan menuju karier di luar negeri? Waktu yang akan menjawab.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259031/original/069160000_1781436049-1000121520.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7903622/original/092612300_1780733824-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026_57.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5140626/original/044911100_1740225865-Persita_Tangerang_vs_Borneo_FC-32.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4909196/original/091860900_1722788402-Borneo_FC_-_Ilustrasi_Logo_Borneo_FC_2024_copy.jpg)