Furbank Bawa Northampton ke Final Premiership Usai Bungkam Leicester
Baca dalam 60 detik
- George Furbank mencetak dua percobaan di laga kandang terakhirnya bersama Northampton Saints, memastikan timnya melaju ke final Premiership.
- Pertandingan semi-final yang berlangsung sengit di Franklin's Gardens dimenangkan Saints dengan skor 46-31 atas Leicester Tigers.
- Northampton akan menghadapi pemenang semi-final antara Bath dan Exeter Chiefs di Twickenham, dengan peluang merebut gelar kedua dalam dua musim.

George Furbank memastikan perpisahan manis di kandang sendiri dengan dua percobaan krusial yang membawa Northampton Saints mengalahkan Leicester Tigers dalam laga semi-final Premiership yang menegangkan, Sabtu (14/6). Kapten yang akan bergabung dengan Harlequins musim depan itu menjadi motor kemenangan 46-31, membuka jalan bagi Saints untuk kembali berlaga di final setelah sukses menjadi juara pada 2024.
Pertandingan yang digelar di cinch Stadium at Franklin's Gardens ini menyajikan duel sengit antara dua rival East Midlands. Northampton sempat tertinggal setelah Leicester membalas dua percobaan awal Tom Litchfield dengan skor cepat dari Hanro Liebenberg dan Freddie Steward. Namun, Litchfield yang tampil gemilang dengan tiga percobaan pribadi, ditambah aksi Tommy Freeman, membawa Saints unggul 26-19 saat turun minum.
Babak kedua menjadi milik Furbank. Ia mencetak percobaan keduanya di awal paruh kedua, sebelum Leicester sempat memperkecil ketertinggalan lewat Orlando Bailey dan Ollie Hassell-Collins. Namun, Archie McParland ikut menyumbang percobaan untuk Saints, memastikan keunggulan yang tak terkejar. Furbank menutup pesta dengan percobaan keduanya, mengukuhkan kemenangan telak Northampton.
Kemenangan ini membawa Northampton ke Twickenham, tempat mereka mengangkat trofi pada 2024. Di final, mereka akan menunggu pemenang semi-final kedua antara juara bertahan Bath dan Exeter Chiefs yang akan bertanding pada Minggu (15/6). Peluang Saints untuk meraih gelar kedua dalam dua musim terbuka lebar, meski harus menghadapi lawan yang tak kalah tangguh.
Bagi Leicester, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Tigers yang tampil impresif di babak pertama gagal mempertahankan momentum. Dua percobaan Hassell-Collins dan satu dari Bailey tak cukup menandingi keganasan lini belakang Saints. Pelatih Leicester harus mengevaluasi strategi bertahan yang rapuh, terutama saat menghadapi serangan balik cepat Northampton.
Di sisi lain, Furbank menutup kiprahnya di Franklin's Gardens dengan catatan manis. Ia tak hanya menjadi kapten yang membawa tim ke final, tetapi juga menunjukkan kualitasnya sebagai pemain kelas dunia. Pertanyaan besarnya: mampukah Northampton mengulang sukses 2024 dan memberi Furbank gelar perpisahan yang sempurna?



