Argentina vs Aljazair: Duel Juara Bertahan Melawan Tim Lapar Bukti di Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Argentina dan Aljazair akan bertemu untuk pertama kalinya di Piala Dunia pada 17 Juni 2026, dengan Argentina sebagai juara bertahan.
- Aljazair, yang absen pada dua edisi sebelumnya, tampil dengan skuad penuh percaya diri di bawah asuhan Vladimir Petkovic.
- Lionel Messi diperkirakan tetap menjadi starter, namun manajemen beban jadi perhatian utama di tengah cuaca panas Amerika Utara.

Juara bertahan Piala Dunia, Argentina, akan menghadapi ujian berat saat berhadapan dengan Aljazair pada laga perdana Grup C, 17 Juni mendatang. Pertemuan ini menjadi pembuka ambisi La Albiceleste mempertahankan gelar, sekaligus panggung bagi Aljazair yang haus membuktikan diri setelah dua turnamen absen.
Argentina datang dengan skuad yang matang. Meski tak lagi bergantung sepenuhnya pada Lionel Messi, pemain berjuluk La Pulga itu tetap menjadi pusat perhatian. Namun, kedalaman tim Lionel Scaloni kini diperkuat nama-nama seperti Emiliano Martinez, Cristian Romero, Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Julian Alvarez, dan Lautaro Martinez. Kombinasi pengalaman dan talenta muda membuat Argentina diunggulkan, meski cuaca panas Amerika Utara bisa menjadi faktor pengganggu.
Di sisi lain, Aljazair bukan lawan yang bisa diremehkan. Tim asuhan Vladimir Petkovic itu melewati babak kualifikasi CAF dengan performa solid. Riyad Mahrez masih menjadi kapten dan kreator serangan, ditopang pemain seperti Rayan Ait-Nouri, Amine Gouiri, dan Ismaรซl Bennacer yang pulih total dari cedera. Petkovic telah membangun tim yang kompak secara defensif dan berbahaya dalam serangan balik cepatโsenjata yang bisa merepotkan Argentina.
Bagi Indonesia, laga ini menarik karena menunjukkan bagaimana tim non-unggulan bisa bersaing dengan penguasa sepak bola dunia. Pelajaran tentang disiplin taktik dan manajemen pemain bisa menjadi referensi bagi perkembangan sepak bola nasional. Selain itu, banyak diaspora Indonesia yang mungkin mendukung Aljazair karena kedekatan kultural.
Scaloni memiliki sedikit masalah kebugaran. Messi diperkirakan tidak akan bermain penuh 90 menit, sementara Enzo Fernandez sempat absen latihan karena kelelahan otot. Di lini belakang, Scaloni masih mempertimbangkan antara Lisandro Martinez atau Nicolas Otamendi untuk mendampingi Cristian Romero. Sementara itu, Aljazair datang dengan kondisi prima; Bennacer yang sempat cedera kini siap menjadi pengganggu irama permainan Argentina.
Pertandingan ini juga menjadi ajang pembuktian bagi Aljazair yang ingin menunjukkan bahwa mereka layak berada di panggung terbesar. Dengan rekor pertemuan yang hanya sekali dan berakhir dengan skor tinggi, laga ini diprediksi berlangsung sengit. Akankah Argentina mampu mempertahankan dominasi, atau justru Aljazair yang mencuri perhatian?
