Arsenal Siap Lepas Trossard ke Besiktas: Negosiasi Pribadi Hampir Rampung
Baca dalam 60 detik
- Arsenal dikabarkan telah mencapai kesepakatan awal dengan Besiktas terkait transfer Leandro Trossard dengan nilai paket sekitar Β£17 juta.
- Kontribusi Trossard musim lalu cukup signifikan dengan 12 gol dan assist di Premier League, menjadikannya pemain rotasi kunci dalam perebutan gelar.
- Kepergian Trossard akan membuka ruang bagi Arsenal untuk mendatangkan pemain baru, namun juga meninggalkan celah pengalaman di lini depan.

Arsenal dikabarkan tengah dalam pembicaraan lanjutan dengan klub raksasa Turki, Besiktas, terkait transfer pemain sayap Leandro Trossard. Menurut jurnalis Mark Brus, kesepakatan personal antara pemain berusia 31 tahun itu dengan Besiktas hampir sepenuhnya tercapai, sementara negosiasi antarklub dijadwalkan untuk membahas paket transfer senilai sekitar Β£17 juta atau setara β¬20 juta.
Kabar ini muncul di tengah fokus Arsenal yang selama ini lebih banyak disorot karena aktivitas belanja pemain. The Gunners dikaitkan dengan sejumlah target ambisius seperti Morgan Rogers dari Aston Villa dan bek Bundesliga Nathaniel Brown. Namun, direktur olahraga Andrea Berta juga harus mempertimbangkan keseimbangan keuangan setelah pengeluaran besar musim panas lalu. Pelepasan Trossard menjadi langkah logis untuk mendanai perekrutan baru.
Trossard bergabung dengan Arsenal pada Januari 2023 dari Brighton & Hove Albion dan langsung menjadi bagian penting skuad. Musim 2025/26 menjadi bukti konsistensinya: enam gol dan enam assist di Premier League, serta satu gol dan lima assist di Liga Champions. Ia mencetak gol kemenangan krusial saat Arsenal mengalahkan West Ham United 1-0 di London Stadium. Meski bukan pemain bintang utama seperti Bukayo Saka atau Viktor Gyokeres, Trossard kerap menjadi andalan saat dibutuhkan, baik sebagai starter maupun pemain pengganti.
Bagi penggemar Arsenal, kepergian Trossard mungkin menimbulkan kekhawatiran. Meskipun lini depan Arsenal masih dihuni pemain berkualitas seperti Saka, Gabriel Martinelli, dan Gyokeres, pengalaman serta keandalan Trossard sulit digantikan. Ia adalah tipe pemain yang disukai pelatih: mampu memulai pertandingan, mengubah permainan dari bangku cadangan, dan tampil tenang dalam situasi tekanan tinggi. Statistiknya membuktikan bahwa ia bukan sekadar pelengkap, melainkan kontributor nyata.
Dari sisi bisnis, langkah ini masuk akal. Dengan kontrak Trossard yang tersisa dua tahun, Arsenal masih bisa mendapatkan nilai yang layak sebelum nilainya menurun. Selain itu, dana segar dari penjualan ini dapat digunakan untuk mendatangkan pemain yang lebih muda atau sesuai dengan visi jangka panjang Mikel Arteta. Arsenal dikabarkan masih aktif memburu pemain sayap baru musim panas ini.
Bagi pecinta sepak bola Indonesia, transfer ini menarik untuk diikuti karena menunjukkan bagaimana klub besar Eropa mengelola transisi skuad. Arsenal, yang musim lalu sukses merebut gelar Premier League, kini harus menjaga keseimbangan antara mempertahankan pemain kunci dan meremajakan tim. Keputusan melepas Trossard bisa menjadi contoh bagaimana klub top menangani situasi serupa di masa depan.
Pertanyaan selanjutnya: akankah Arsenal benar-benar merekrut pemain pengganti yang setara, atau justru memaksimalkan potensi pemain muda seperti Ethan Nwaneri? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa pekan ke depan saat jendela transfer semakin panas.



