De Zerbi Blokir Kepindahan Porro ke Real Madrid, Tottenham Perpanjang Kontrak Bek Andalan
Baca dalam 60 detik
- Tottenham secara resmi memperpanjang kontrak Pedro Porro hingga 2031, menepis minat dari Real Madrid yang sempat dikaitkan dengan pemain asal Spanyol tersebut.
- Manajer Roberto De Zerbi menjadi tokoh kunci di balik keputusan ini, dengan tegas menolak opsi menjual Porro dan menjadikannya pilar utama proyek kebangkitan Spurs.
- Langkah ini merupakan bagian dari belanja besar Tottenham di bursa transfer musim panas, termasuk mendatangkan Andy Robertson dan Marcos Senesi secara gratis.

Tottenham Hotspur secara resmi mengamankan masa depan Pedro Porro dengan kontrak baru hingga 2031, sebuah langkah yang sekaligus memupus harapan Real Madrid untuk memboyong bek kanan asal Spanyol itu. Keputusan ini diambil di tengah upaya klub London Utara membangun kembali skuad di bawah arahan Roberto De Zerbi, yang baru saja menyelamatkan tim dari degradasi pada hari terakhir musim 2025-2026.
Porro, yang sebelumnya hanya memiliki sisa dua tahun dalam kontrak lamanya, kini terikat hingga delapan musim ke depan dengan opsi perpanjangan satu tahun tambahan. Pemain berusia 25 tahun itu direkrut dari Sporting Lisbon pada 2023 dengan biaya 45 juta euro (sekitar Rp 780 miliar) dan sejak itu menjadi salah satu pemain paling konsisten di tengah krisis cedera yang melanda Spurs. Dalam 150 penampilannya, ia mencatatkan 13 gol dan 26 assist.
Yang menarik, minat Real Madrid terhadap Porro tidak pernah sampai pada tahap tawaran resmi. Menurut jurnalis transfer Fabrizio Romano, De Zerbi-lah yang secara pribadi memblokir kemungkinan kepergian Porro. Dalam diskusi internal, pelatih asal Italia itu langsung menegaskan, "Pemain ini tidak akan ke mana-mana. Beri dia kontrak baru, dia terlalu penting untuk proyek Tottenham." Sikap tegas De Zerbi mendapat dukungan penuh dari manajemen klub.
Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa De Zerbi ingin membangun tim di sekitar pemain-pemain kunci yang sudah ada. Porro, yang mampu bermain di berbagai posisi di lini belakang dan tengah, dinilai memiliki pemahaman taktik yang cerdas serta mentalitas pekerja keras. "Dia membawa energi, intensitas, dan kepribadian ke dalam tim," puji De Zerbi dalam pernyataan resmi klub.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, langkah Tottenham ini menarik untuk dicermati karena menunjukkan bagaimana klub Liga Inggris kini lebih memilih mempertahankan aset muda ketimbang tergoda tawaran klub raksasa Eropa. Porro, yang juga memperkuat tim nasional Spanyol, menjadi contoh pemain yang loyalitasnya dihargai dengan kontrak jangka panjang. Di saat yang sama, bursa transfer Tottenham masih panas: mereka dikabarkan akan mengajukan tawaran ketiga untuk bek Brighton, Jan Paul van Hecke, setelah dua tawaran sebelumnya ditolak. Brighton meminta Luka Vuskovic sebagai bagian dari kesepakatan, namun Spurs enggan melepas pemain muda Kroasia itu.
"Roberto De Zerbi, ketika ada pembicaraan internal dan topik Pedro Porro muncul—mungkin ada tawaran, mungkin ada klub yang datang—langsung berkata: 'Pemain ini tidak akan ke mana-mana. Beri dia kontrak baru, dia terlalu penting untuk proyek Tottenham.'" — Fabrizio Romano, jurnalis transfer.
Dengan perpanjangan kontrak Porro, Tottenham tidak hanya mengamankan salah satu pemain terbaiknya, tetapi juga mengirim pesan ke seluruh Eropa bahwa mereka tidak akan menjadi klub penjual di bawah De Zerbi. Pertanyaannya, apakah langkah ini cukup untuk membawa Spurs kembali ke papan atas Liga Inggris, atau justru akan menjadi bumerang jika performa tim tidak kunjung membaik?