Sydney Sweeney Bantah Isu Keretakan dengan Zendaya di Euphoria: Semua Dibesar-besarkan
Baca dalam 60 detik
- Sydney Sweeney secara terbuka membantah rumor perseteruan dengan Zendaya di tengah promosi musim terakhir Euphoria.
- Aktris 28 tahun itu menegaskan jadwal syuting tidak terhambat oleh para pemain, melainkan sepenuhnya diatur oleh produksi.
- Ia juga menolak label politik 'MAGA Barbie' yang melekat padanya, menegaskan fokusnya hanya pada seni.

Setelah bertahun-tahun menjadi bahan spekulasi, Sydney Sweeney akhirnya angkat bicara mengenai isu keretakan di balik layar serial HBO, Euphoria. Dalam wawancara dengan Vanity Fair, aktris yang memerankan Cassie Howard itu menepis rumor ketegangan dengan Zendaya, bintang utama serial tersebut, seraya menyebut bahwa media sosial dan pers kerap memelintir fakta.
Rumor perseteruan antara Sweeney dan Zendaya telah beredar sejak beberapa musim lalu, dipicu oleh unggahan media sosial yang minim interaksi di antara keduanya serta perbedaan jadwal promosi. Namun, Sweeney menegaskan bahwa semua tuduhan itu tidak berdasar. "Kami semua tumbuh bersama di acara ini. Sungguh gila melihat bagaimana media sosial dan pers memelintir segalanya," ujarnya.
Ia juga membantah klaim bahwa jadwal para pemain menjadi penyebab keterlambatan produksi musim ketiga. Menurut Sweeney, begitu produksi dimulai, seluruh pemain terikat kontrak yang melarang mereka menerima proyek lain. "Jadi lucu melihat orang-orang membuat narasi sendiri. Semua pemain berada di posisi pertama, jadi tidak ada jadwal kami yang menunda syuting," tegasnya.
Meski tidak secara langsung membahas Zendaya, Sweeney mengakui bahwa penggemar kerap mencari-cari tanda ketidakharmonisan. Salah satu pemicu terbaru adalah unggahan Instagram yang menampilkan para pemain lain seperti Jacob Elordi dan Alexa Demie, tetapi tanpa Zendaya. Hal ini langsung memicu spekulasi baru di kalangan penggemar.
Di luar isu perseteruan, Sweeney juga memanfaatkan wawancara tersebut untuk meluruskan label politik yang melekat padanya. Setelah dijuluki "MAGA Barbie" oleh sejumlah komentator daring, ia menegaskan tidak ingin dikaitkan dengan politik. "Saya tidak pernah di sini untuk membicarakan politik. Saya selalu di sini untuk berkarya. Orang-orang ingin menjadikan saya pion mereka," katanya.
Ia mengaku kesulitan mengoreksi asumsi publik. "Jika saya bilang 'itu tidak benar', mereka akan menuduh saya hanya ingin terlihat baik. Tidak ada menang. Tidak pernah ada menang," keluhnya. Meski demikian, Sweeney memilih untuk tetap menjadi dirinya sendiri dan tidak berusaha menyenangkan semua orang.
Zendaya sendiri belum memberikan tanggapan atas pernyataan Sweeney. Namun, di masa lalu, ia pernah vokal mengenai isu politik dan hak pilih, termasuk dalam unggahan 2020 yang mendorong orang untuk memilih. Euphoria, yang diciptakan oleh Sam Levinson, telah melambungkan karier kedua aktris ke panggung global. Dengan musim terakhir yang akan tayang, pertanyaan terbesar kini bukan lagi soal konflik di balik layar, melainkan bagaimana kisah Rue dan Cassie akan berakhir.



