Bocoran Ritel Australia: Kingdom Hearts 4 Dirilis 2027?
Baca dalam 60 detik
- Dua jaringan ritel Australia, JB Hi-Fi dan EB Games, sempat mencantumkan tahun rilis Kingdom Hearts 4 pada 2027 dalam deskripsi produk, sebelum kemudian menghapusnya.
- Square Enix belum mengumumkan tanggal rilis resmi, meskipun game tersebut muncul di Nintendo Direct pekan ini.
- Kebocoran ritel sering kali menjadi indikasi jadwal rilis yang sebenarnya, meskipun bisa juga merupakan kesalahan internal.

Dua peritel besar Australia, JB Hi-Fi dan EB Games, secara tidak sengaja membocorkan tahun rilis Kingdom Hearts 4. Dalam deskripsi bundel KINGDOM HEARTS [I~III] Collection, kedua situs tersebut menyebutkan bahwa gamer dapat menyelesaikan trilogi sebelum "KINGDOM HEARTS IV hadir pada 2027". Meski kini kalimat itu telah dihapus, jejak digitalnya sempat tertangkap oleh komunitas penggemar.
Kingdom Hearts 4 sendiri baru muncul dalam cuplikan pendek di Nintendo Direct pekan ini, tanpa pengumuman tanggal rilis. Square Enix, pengembang game ini, dikenal sangat tertutup mengenai jadwal perilisan seri utamanya. Namun, kebocoran dari jalur ritel kerap menjadi petunjuk paling akurat—sebelum akhirnya dikoreksi atau dikonfirmasi.
Fenomena ini bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, sejumlah game besar seperti Final Fantasy VII Remake dan Elden Ring juga bocor melalui daftar produk peritel sebelum pengumuman resmi. Dalam kasus Kingdom Hearts 4, tahun 2027 terasa masuk akal mengingat siklus pengembangan Square Enix yang panjang dan kompleksitas teknis seri ini.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini menjadi angin segar. Pasar game Tanah Air termasuk salah satu yang paling antusias menyambut seri Kingdom Hearts, terutama setelah rilis Kingdom Hearts III pada 2019 yang mendapat sambutan hangat. Namun, ketiadaan dukungan bahasa Indonesia dalam game-game Square Enix sebelumnya masih menjadi catatan. Jika Kingdom Hearts 4 benar rilis 2027, harapan untuk lokalisasi bahasa Indonesia mungkin masih tipis, mengingat pasar Asia Tenggara belum menjadi prioritas utama.
Menurut analis industri game, David Gibson, kebocoran ritel seperti ini biasanya berasal dari database internal yang tidak sengaja terekspos. "Retailer sering kali menerima data dari publisher lebih awal untuk keperluan logistik. Kesalahan manusia dalam memasukkan data bisa menyebabkan informasi bocor," ujarnya. Namun, Gibson juga menambahkan bahwa tahun 2027 adalah jangka waktu yang realistis untuk game sebesar Kingdom Hearts 4.
Pertanyaan besarnya: apakah Square Enix akan mengonfirmasi atau membantah bocoran ini? Jika pengalaman sebelumnya menjadi acuan, publisher biasanya bungkam hingga mereka siap memberikan pengumuman resmi. Sementara itu, para penggemar bisa terus memantau pergerakan ritel sebagai indikator awal. Satu hal yang pasti: Kingdom Hearts 4 masih dalam pengembangan, dan tahun 2027 mungkin bukan sekadar isapan jempol belaka.



