Marvell Technology Resmi Masuk S&P 500, Saham Melonjak 9%
Baca dalam 60 detik
- Marvell Technology akan menggantikan Pool Corp dalam indeks S&P 500 mulai 22 Juni, mendorong kenaikan saham lebih dari 9%.
- Lonjakan saham Marvell mencapai 59% sejak akhir Mei setelah proyeksi pendapatan bisnis chip kustom menembus US$10 miliar pada 2029.
- Masuknya Marvell ke S&P 500 menandai dominasi sektor semikonduktor dan AI dalam indeks utama AS, dengan implikasi bagi investor global termasuk Indonesia.
Saham Marvell Technology melonjak lebih dari 9% pada Senin (8/6) setelah perusahaan semikonduktor itu dipastikan akan masuk dalam indeks S&P 500 pada akhir Juni. Langkah ini menjadi katalis terbaru bagi saham yang sudah melesat 59% sejak 27 Mei, didorong proyeksi pendapatan bisnis chip kustom yang diperkirakan menembus US$10 miliar pada tahun fiskal 2029.
Kenaikan tersebut juga dipicu pernyataan CEO Nvidia, Jensen Huang, yang menyebut Marvell sebagai "perusahaan triliunan dolar" berikutnya. Meski sempat terkoreksi 16,7% pada Jumat lalu akibat aksi jual besar-besaran yang menghapus US$1,3 triliun nilai pasar sektor chip, Marvell berhasil bangkit dengan kapitalisasi pasar sekitar US$230 miliar.
Marvell dan pesaing utamanya, Broadcom, merancang chip khusus untuk pusat data perusahaan cloud. Pasar ini tumbuh pesat seiring raksasa teknologi mencari alternatif dari prosesor AI Nvidia yang mahal dan sulit didapat. Masuknya Marvell ke S&P 500 menggantikan Pool Corp, distributor peralatan kolam renang, menandai pergeseran signifikan dalam bobot indeks menuju perusahaan berbasis AI dan infrastruktur data.
Menurut S&P Dow Jones Indices, perubahan indeks akan berlaku sebelum pembukaan pasar pada 22 Juni. Dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang melacak indeks harus menyesuaikan portofolio mereka, sehingga mendorong pembelian saham Marvell dalam jumlah besar. Aliran dana pasif ini diperkirakan semakin mendongkrak harga saham dalam waktu dekat.
Konteks Indonesia: Investor di Bursa Efek Indonesia yang memiliki reksa dana atau ETF global yang melacak S&P 500 secara tidak langsung akan terpapar saham Marvell. Kinerja positif Marvell dapat memberikan dampak positif pada portofolio mereka. Selain itu, tren dominasi chipmaker dalam indeks AS menegaskan pentingnya diversifikasi ke sektor teknologi, terutama AI, dalam strategi investasi jangka panjang.
Marvell berhasil masuk indeks setelah melaporkan laba akuntansi (GAAP) pada kuartal Desember dan empat kuartal terakhir, mengatasi hambatan utama yang sebelumnya menghalangi. Pencapaian ini menunjukkan fundamental perusahaan yang solid di tengah persaingan ketat dengan Broadcom dan Nvidia.
Ke depan, pertanyaan yang muncul adalah apakah Marvell dapat mempertahankan momentum pertumbuhannya di tengah volatilitas pasar dan potensi perlambatan belanja modal perusahaan cloud. Dengan valuasi yang sudah tinggi, investor perlu mencermati realisasi proyeksi pendapatan dan kemampuan Marvell dalam merebut pangsa pasar dari Nvidia.



