EMPULSE, Perpaduan Titanfall dan Splitgate, Siap Rilis Early Access 24 Juni
Baca dalam 60 detik
- Game tembak-menembak 6v6 bergaya Titanfall dari kreator Splitgate akan memasuki akses awal pada 24 Juni 2026 dengan harga 19,99 dolar AS.
- EMPULSE hadir di PC, PS5, dan Xbox Series X|S, dengan uji coba gratis di Steam Next Fest mulai 15 Juni.
- Game ini mengandalkan mobilitas tinggi dan pertarungan mecha, mengisi celah yang ditinggalkan seri Titanfall di kancah kompetitif.

Para penggemar first-person shooter yang merindukan sensasi parkour dan pertarungan mecha ala Titanfall akhirnya mendapat angin segar. EMPULSE, game tembak-menembak 6v6 garapan studio di balik Splitgate, dipastikan meluncur dalam akses awal (early access) pada 24 Juni 2026. Game ini akan tersedia di PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S dengan banderol 19,99 dolar AS.
EMPULSE mengusung filosofi gameplay yang memadukan pergerakan vertikal cepat dengan pertarungan menggunakan kendaraan tempur raksasa (mecha). Setiap pemain dapat berlari di dinding, melompat ganda, dan meluncur di udara sebelum mendarat di kokpit mecha untuk melancarkan serangan dahsyat. Konsep ini mengingatkan pada seri Titanfall yang sempat populer namun vakum sejak Titanfall 2 pada 2016. Dengan hadirnya EMPULSE, celah di genre tersebut mulai terisi.
Studio pengembang, yang sebelumnya sukses dengan Splitgate—perpaduan Halo dan Portal—kini mencoba peruntungan di ranah yang lebih berat. Splitgate sempat menjadi fenomena pada 2021 berkat mekanisme portal yang unik, namun basis pemainnya menurun seiring waktu. Kini, tim tersebut ingin membuktikan diri dengan formula baru yang lebih agresif. Menurut analis industri, langkah ini berisiko tetapi berpotensi besar mengingat minimnya kompetitor langsung di segmen mecha shooter.
Bagi pemain Indonesia, kabar ini patut disambut antusias. Komunitas game tembak-menembak di Tanah Air cukup besar, terutama di platform Steam. Dengan harga yang relatif terjangkau—setara dengan segelas kopi kekinian—EMPULSE bisa menjadi alternatif segar di tengah dominasi game seperti Valorant atau Overwatch 2. Namun, tantangan terbesar adalah koneksi server. Jika pengembang tidak menyediakan server Asia Tenggara, latensi tinggi bisa mengganggu pengalaman bermain. Sejauh ini, belum ada pengumuman resmi mengenai infrastruktur server regional.
Steam Next Fest yang digelar 15 Juni akan menjadi ajang uji coba gratis bagi para penasaran. Kesempatan ini penting untuk mengukur apakah mekanisme pergerakan dan pertarungan mecha EMPULSE terasa responsif dan adiktif. Pengembang juga berencana terus memperbarui konten selama masa early access, termasuk peta, senjata, dan mode permainan baru berdasarkan masukan pemain.
Pertanyaan besarnya: mampukah EMPULSE keluar dari bayang-bayang Titanfall dan Splitgate? Atau justru akan menjadi game yang terlupakan di tengah banjir rilis? Jawabannya mulai terlihat pada akhir Juni nanti.



