Badai Petir Hentikan Memorial Tournament: Poston dan Gerard Pimpin Klasemen
Baca dalam 60 detik
- JT Poston dan Ryan Gerard memimpin Memorial Tournament dengan skor sembilan bawah par saat putaran ketiga dihentikan badai petir.
- Cuaca buruk memaksa penundaan selama 1 jam 40 menit sebelum akhirnya play dihentikan untuk hari itu di Muirfield Village.
- Putaran ketiga akan dilanjutkan Minggu pagi waktu setempat, dengan putaran final menyusul dalam format grup tiga orang.

Badai petir dan hujan deras yang melanda lapangan Muirfield Village di Ohio pada Sabtu (1/6) memaksa penghentian putaran ketiga Memorial Tournament. Dua pegolf Amerika Serikat, JT Poston dan Ryan Gerard, memimpin klasemen sementara dengan skor sembilan bawah par saat pertandingan dihentikan untuk kedua kalinya akibat cuaca ekstrem.
Wasit membunyikan sirene peringatan ketika Poston dan Gerard tengah berada di green keenam. Setelah penundaan selama 1 jam 40 menit, panitia memutuskan untuk menghentikan seluruh pertandingan hari itu. Putaran ketiga akan dilanjutkan pada Minggu pukul 07.30 waktu setempat (12.30 BST), dengan putaran final langsung menyusul dalam format grup yang terdiri dari tiga pemain, mulai dari tee pertama dan kesepuluh.
Sam Burns berada di posisi ketiga dengan skor delapan bawah par, unggul satu pukulan dari rekan senegaranya Eric Cole. Sementara itu, Tommy Fleetwood asal Inggris bersama Wyndham Clark dan Keegan Bradley (AS) terdampar di angka empat bawah par. Justin Rose, juga dari Inggris, mencatat dua bawah par. Sejumlah nama besar seperti Scottie Schefflerโyang mengincar kemenangan ketiga berturut-turut di turnamen iniโserta juara Masters Rory McIlroy dan pemenang US PGA Aaron Rai, tergabung dalam kelompok pemain dengan skor satu bawah par.
Gangguan cuaca seperti ini bukan hal baru di dunia golf profesional, tetapi dampaknya terhadap ritme permainan dan strategi pemain sering kali signifikan. Para pegolf harus menyesuaikan diri dengan jeda panjang dan kondisi lapangan yang berubah. Bagi penggemar golf di Indonesia, turnamen ini menarik karena menampilkan persaingan ketat di papan atas, dengan peluang kejutan dari pemain non-unggulan seperti Gerard yang belum pernah memenangkan gelar PGA Tour.
Dengan putaran ketiga yang belum selesai, persaingan masih terbuka lebar. Poston dan Gerard harus mempertahankan konsistensi, sementara pemain seperti Scheffler dan McIlroy memiliki peluang untuk menyalip jika mampu tampil agresif di sisa putaran. Pertanyaan besarnya: akankah cuaca kembali menjadi faktor penentu di akhir pekan ini?



