Jerman Uji Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Kemenangan Kesembilan Beruntun
Baca dalam 60 detik
- Jerman menaklukkan AS 2-1 dalam laga uji coba terakhir jelang Piala Dunia 2026, memperpanjang rekor kemenangan beruntun menjadi sembilan laga.
- Pelatih Julian Nagelsmann menyebut pertandingan ini sebagai ujian sempurna menghadapi tuan rumah, dengan atmosfer dan intensitas tinggi yang menyerupai laga turnamen.
- Para pemain AS mengakui kualitas Jerman, namun optimistis dengan performa mereka dan siap menghadapi Paraguay dalam laga persahabatan berikutnya.

Jerman menutup rangkaian uji coba pra-Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-1 atas Amerika Serikat di kandang lawan, Sabtu (12/10). Bagi pelatih Julian Nagelsmann, laga ini bukan sekadar hasil akhir, melainkan simulasi sempurna menghadapi tekanan bermain di hadapan publik tuan rumah yang emosional.
โIni ujian yang ideal, baik dari segi kondisi maupun lawan yang bermain dengan penuh semangat,โ ujar Nagelsmann. Ia menekankan bahwa menghadapi tuan rumah memiliki dinamika berbeda dibanding laga biasa. Atmosfer stadian yang riuh, menurutnya, menjadi gambaran nyata seperti apa yang akan dihadapi Jerman di Amerika Utara pada 2026 mendatang.
Kemenangan ini juga memperpanjang rekor impresif Der Panzer: sembilan kemenangan beruntun di semua ajang. Nagelsmann mengingatkan bahwa torehan tersebut tidak bisa dianggap remeh. โIni bukan sesuatu yang bisa Anda anggap biasa,โ katanya. Ia menilai konsistensi ini menjadi modal berharga menjelang putaran final.
Kai Havertz, pencetak gol kemenangan Jerman, mengakui timnya sempat kehilangan kendali di beberapa momen. Namun, ia menilai performa di babak kedua jauh lebih baik. โKemenangan kesembilan beruntun membuat kami percaya diri tinggi menghadapi laga pertama grup nanti,โ ucap pemain Arsenal itu. Ia optimistis dengan bentuk permainan tim saat ini.
Dari kubu AS, bek Antonee Robinson mengakui awal yang buruk setelah kebobolan dari peluang pertama Jerman. Namun, setelah menyamakan kedudukan, AS mulai menciptakan peluang. โAda banyak hal positif yang bisa dibawa ke laga melawan Paraguay,โ katanya. Gelandang Tyler Adams menambahkan bahwa timnya bermain seolah ini final Piala Dunia. โKami ingin menunjukkan kualitas dan kemampuan bertarung. Menguji diri melawan yang terbaik adalah yang kami butuhkan,โ ujarnya.
Bagi Indonesia, laga ini menjadi pengingat betapa pentingnya uji coba melawan tim kuat sebagai persiapan turnamen besar. Timnas Indonesia, yang tengah bersiap menghadapi berbagai ajang internasional, bisa belajar dari pendekatan Jerman yang memanfaatkan laga persahabatan untuk mengukur kesiapan mental dan taktik. Atmosfer kandang lawan yang keras menjadi tantangan tersendiri yang harus diantisipasi.
Ke depan, Jerman akan menghadapi undian grup Piala Dunia 2026 yang akan digelar di AS, Meksiko, dan Kanada. Nagelsmann menegaskan bahwa timnya masih perlu penyempurnaan, terutama dalam menjaga penguasaan bola. Sementara AS akan menjalani laga uji coba berikutnya melawan Paraguay sebelum fokus penuh ke turnamen. Pertanyaannya, mampukah Jerman mempertahankan rekor kemenangan beruntun mereka saat turnamen dimulai? Atau justru tekanan sebagai unggulan akan menjadi batu sandungan?
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8158925/original/011871200_1781013278-20260609AA_Timnas_Indonesia_vs_Mozambik-07.JPG)

