Bungie Kena Batunya: Pembelian Deluxe Edition Marathon Saat Trial Tak Beri Akses Penuh
Baca dalam 60 detik
- Pemain yang membeli Marathon Deluxe Edition seharga €14 saat masa uji coba gratis hanya mendapatkan bonus, bukan game penuh setelah trial berakhir.
- Masalah ini dipicu oleh glitch teknis PlayStation Store yang keliru menganggap pemilik trial sebagai pemilik game penuh, sehingga menjual edisi deluxe sebagai upgrade.
- Bungie telah menambahkan peringatan di halaman produk, namun banyak pemain terlanjur membeli dan disarankan mengajukan refund.

Bungie kembali menghadapi gelombang kritik setelah pembelian Marathon Deluxe Edition seharga €14 selama masa uji coba gratis ternyata tidak memberikan akses penuh ke game begitu trial berakhir. Ribuan pemain PlayStation 5 yang tergiur diskon besar itu kini harus merogoh kocek lagi jika ingin terus bermain.
Marathon, game tembak-menembak kompetitif garapan Bungie, saat ini menawarkan free trial yang diperpanjang hingga 11 Juni. Namun, ketika versi trial ditambahkan ke pustaka PS5, PlayStation Store menampilkan Deluxe Edition dengan harga €14—jauh di bawah harga normal €20. Banyak pemain yang langsung membeli, mengira mereka mendapatkan game lengkap plus bonus. Kenyataannya, setelah masa trial usai, mereka hanya bisa mengakses konten bonus edisi deluxe, sementara game utamanya terkunci.
Bungie kemudian menambahkan catatan di halaman produk bahwa pembelian Deluxe Edition selama Open Play Week hanya memberikan bonus, bukan lisensi game penuh. Namun, deskripsi produk sebelumnya menyatakan bahwa edisi deluxe mencakup base game. Kontradiksi ini memicu kemarahan komunitas. Sejumlah pemain melaporkan bahwa mereka harus membayar lagi untuk Standard Edition (sedang diskon €27,99) atau membeli Deluxe Edition langsung seharga €41,99 agar bisa terus bermain setelah trial berakhir.
Akar masalah ini ternyata adalah glitch teknis di PlayStation Store. Ketika pengguna mengunduh trial, sistem Sony menganggap mereka telah memiliki game penuh. Akibatnya, toko memperlakukan Deluxe Edition sebagai upgrade—bukan pembelian mandiri. Setelah trial kedaluwarsa, lisensi game penuh dicabut, tetapi bonus deluxe tetap melekat. Bungie dan Sony belum memberikan pernyataan resmi mengenai perbaikan bug ini, meski Bungie telah mengubah deskripsi produk untuk memperjelas situasi.
Bagi pemain yang sudah terlanjur membeli, satu-satunya jalan adalah mengajukan refund melalui PlayStation Store. Akun Wario64, pengamat game ternama, menyarankan langkah tersebut di media sosial. Namun, kebijakan refund Sony yang ketat membuat proses ini tidak dijamin berhasil. Skenario ini mengingatkan pada kontroversi serupa di masa lalu, di mana diskon besar justru menjebak konsumen.
Bagi gamer Indonesia, insiden ini menjadi pelajaran berharga: jangan tergiur diskon besar saat free trial tanpa membaca syarat dan ketentuan dengan saksama. PlayStation Store Indonesia kerap menawarkan promo serupa, dan glitch teknis bisa terjadi kapan saja. Sebaiknya, pemain membeli game langsung dari halaman produk utama, bukan melalui jalur upgrade trial, untuk memastikan kepemilikan lisensi penuh. Ke depannya, Bungie dan Sony perlu meningkatkan transparansi dan memperbaiki sistem agar kejadian serupa tidak terulang.



