Trump Bandingkan Arena UFC di Halaman Gedung Putih dengan Menara Eiffel: 'Mungkin Tak Akan Pernah Dibongkar'
Baca dalam 60 detik
- Presiden AS Donald Trump menyebut struktur UFC yang dibangun di South Lawn mirip Menara Eiffel dan berencana menjadikannya permanen.
- Acara UFC Freedom 250 pada 14 Juni mendatang akan menjadi ajang olahraga profesional pertama yang digelar di kompleks kepresidenan AS.
- Investasi UFC mencapai 60 juta dolar AS, dengan 4.300 penonton langsung di lokasi dan 85.000 tiket gratis untuk publik di Ellipse Park.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mencuri perhatian dengan menyamakan struktur arena UFC yang tengah dibangun di halaman selatan Gedung Putih dengan Menara Eiffel di Paris. Dalam unggahan di TikTok, Trump menyatakan bahwa bangunan itu mungkin tidak akan pernah dibongkar, menggemakan sejarah ikon Paris yang awalnya direncanakan sebagai struktur sementara.
Arena tersebut didirikan untuk menyambut UFC Freedom 250, sebuah gelaran mixed martial arts yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Juni 2025 di South Lawn, Washington DC. Acara ini digagas untuk memperingati 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat. UFC menggelontorkan dana sekitar 60 juta dolar AS (setara Rp960 miliar) untuk proyek ini, menjadikannya salah satu investasi olahraga paling spektakuler di lingkungan kepresidenan.
Konstruksi telah dimulai dengan pemasangan lengkungan kubah di atas area panggung yang akan menjadi oktagon. Trump, dalam pernyataannya, mengaitkan struktur ini dengan Menara Eiffel yang dibangun pada 1889 untuk Pameran Dunia dan nyaris dibongkar 20 tahun kemudian sebelum akhirnya dipertahankan. "Banyak yang tidak tahu bahwa Menara Eiffel seharusnya dibongkar segera setelah Pameran Dunia," ujar Trump. "Mereka bilang, 'Anda tahu, kami agak menyukainya, biarkan saja lebih lama.' Dan akhirnya tidak pernah dibongkar. Kami membangun sesuatu di depan Gedung Putih yang cukup menarik bagi banyak orang. Saya melihatnya dan mungkin kami tidak akan pernah, tidak akan pernah membongkarnya."
Pertarungan utama mempertemukan juara lightweight Ilia Topuria (Georgia-Spanyol) dengan pemegang gelar interim Justin Gaethje (AS) dalam laga unifikasi. Sementara itu, laga utama pendukung mempertemukan Alex Pereira (Brasil) melawan Ciryl Gane (Prancis) untuk memperebutkan gelar interim kelas berat. Presiden UFC Dana White mengonfirmasi bahwa 4.300 tiket untuk South Lawn akan didistribusikan terutama kepada anggota militer, sementara 85.000 tiket gratis disediakan di Ellipse Park terdekat. Tidak ada tiket yang dijual ke publik.
Gelaran ini menandai pertama kalinya ajang olahraga profesional digelar di kompleks Gedung Putih, yang sebelumnya hanya menjadi tuan rumah acara rekreasi dan olahraga amatir. Langkah ini juga menjadi bagian dari serangkaian renovasi besar-besaran yang dilakukan Trump sejak kembali menjabat untuk periode kedua. Sebelumnya, ia menambahkan detail emas di Oval Office, mengubah taman mawar menjadi area teras, merenovasi kamar mandi di Lincoln Bedroom, serta membongkar East Wing untuk memberi ruang bagi ballroom baru.
Bagi Indonesia, fenomena ini menyoroti bagaimana olahraga dapat menjadi alat diplomasi dan citra politik. Meski tidak ada kaitan langsung dengan Tanah Air, langkah Trump mengingatkan pada potensi penggunaan ajang olahraga internasional untuk memperkuat narasi nasionalisme. Ke depannya, apakah tren ini akan diikuti oleh pemimpin negara lain? Atau justru menimbulkan kontroversi soal penggunaan fasilitas publik untuk kepentingan politik pribadi? Pertanyaan itu masih menggantung.



