Netflix Konfirmasi Season 3 Devil May Cry: Petualangan Dante Berakhir?
Baca dalam 60 detik
- Netflix secara resmi mengumumkan musim ketiga Devil May Cry sebagai musim terakhir serial animasi tersebut.
- Keputusan ini muncul setelah musim kedua yang tayang pada 12 Mei lalu mendapat sambutan positif dari platform streaming.
- Belum ada tanggal rilis pasti, namun penggemar di Indonesia dan global harus bersiap untuk akhir dari kisah Dante.

Netflix akhirnya angkat bicara soal masa depan serial animasi Devil May Cry. Lewat unggahan di media sosial, platform streaming itu mengonfirmasi bahwa petualangan Dante akan berlanjut ke musim ketiga—sekaligus musim terakhir. Keputusan ini diambil setelah musim kedua yang tayang pada 12 Mei lalu dinilai sukses memikat hati penonton dan kritikus.
Dalam pengumuman yang dibagikan pada 4 Juni 2026, Netflix menuliskan, "Jackpot. DEVIL MAY CRY akan kembali untuk musim ketiga dan terakhir, segera hadir di Netflix." Unggahan tersebut sontak memicu antusiasme sekaligus keharuan di kalangan penggemar waralaba game legendaris ini. Meski demikian, belum ada tanggal pasti kapan musim pamungkas tersebut akan dirilis.
Serial animasi Devil May Cry yang diproduksi oleh Studio Mir dan Adi Shankar ini pertama kali tayang di Netflix pada 2023. Adaptasi dari game besutan Capcom ini berhasil memadukan aksi brutal khas Dante dengan humor gelap dan alur cerita yang lebih dalam. Musim kedua yang baru saja berakhir memperkenalkan karakter-karakter baru serta memperluas mitologi dunia iblis, membuat penggemar semakin penasaran dengan kelanjutan kisahnya.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini menjadi angin segar sekaligus tanda tanya besar. Popularitas Devil May Cry di Tanah Air cukup tinggi, terutama di kalangan gamer yang tumbuh besar dengan seri game-nya. Serial animasi ini berhasil menjembatani antara nostalgia dan cerita baru, sehingga banyak yang berharap musim ketiga bisa memberikan penutup yang memuaskan. Namun, pertanyaan mengenai ketersediaan dubbing atau subtitle bahasa Indonesia masih menggantung, mengingat Netflix kerap menghadirkan konten anime dengan opsi lokal.
Keputusan Netflix untuk mengakhiri serial di musim ketiga bukanlah hal yang mengejutkan. Tren platform streaming saat ini cenderung memproduksi serial dengan jumlah musim terbatas untuk menjaga kualitas cerita dan menghindari kejenuhan. Adi Shankar, showrunner serial ini, sebelumnya pernah menyatakan bahwa ia memiliki rencana tiga musim sejak awal. "Kami ingin menceritakan kisah yang utuh tanpa harus mengulur-ulur waktu," ujarnya dalam sebuah wawancara.
Dengan berakhirnya Devil May Cry, Netflix kehilangan salah satu andalan di genre aksi fantasi. Namun, penggemar masih bisa menantikan proyek-proyek adaptasi game lainnya yang sedang dikembangkan, termasuk serial animasi Castlevania: Nocturne yang sudah memasuki musim kedua. Pertanyaan besarnya: akankah musim ketiga Devil May Cry mampu memberikan kepuasan yang sama seperti saat pertama kali Dante mengucapkan "Jackpot"? Hanya waktu yang bisa menjawab.



