Tottenham Makin Dekat Rekrut Jan Paul van Hecke Sebelum Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Bek Brighton Jan Paul van Hecke dikabarkan sepakat secara personal dengan Tottenham, tinggal menunggu kesepakatan antar klub.
- Nilai transfer diperkirakan mencapai £70 juta, mencerminkan inflasi harga bek tengah elit di Premier League.
- Kedatangan van Hecke bisa menjadi sinyal ambisi Tottenham bersaing di papan atas musim depan.
Tottenham Hotspur bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini. Setelah beberapa nama dikaitkan, bek Brighton & Hove Albion, Jan Paul van Hecke, menjadi prioritas utama lini pertahanan. Laporan terbaru menyebutkan bahwa kesepakatan personal antara pemain asal Belanda itu dengan Spurs sudah hampir rampung, membuka jalan bagi transfer yang mungkin terjadi sebelum Piala Dunia 2026.
Menurut jurnalis Belanda Joost Blaauwhof dari Voetbal International, van Hecke 'tampaknya akan mencapai kesepakatan dengan Tottenham' terkait persyaratan pribadi. Mantan pemain pinjaman Blackburn Rovers itu dikabarkan antusias bekerja sama lagi dengan Roberto De Zerbi, pelatih yang mengenalnya sejak di Brighton. Blaauwhof bahkan menyebut kemungkinan transfer ini "bisa diselesaikan sebelum Piala Dunia", menandakan percepatan negosiasi.
Namun, jalan menuju kesepakatan masih berliku. Brighton dikabarkan menolak tawaran awal Tottenham dan mematok harga sekitar £70 juta untuk bek berusia 25 tahun tersebut. Angka ini mencerminkan nilai van Hecke sebagai pemain inti dan tren inflasi harga bek tengah di Premier League. Meski demikian, negosiasi antar klub masih berlangsung, menunjukkan kedua pihak belum menutup pintu.
Ketertarikan Tottenham pada van Hecke bukan tanpa alasan. Selain sudah terbukti di Premier League, pemain timnas Belanda itu memahami filosofi De Zerbi secara mendalam. Selama di Brighton, van Hecke berkembang menjadi starter reguler di bawah arahan pelatih asal Italia tersebut. Hubungan profesional yang kuat diyakini menjadi faktor kunci dalam percepatan negosiasi ini. Spurs juga tengah memburu pemain sayap seperti Savinho dari Manchester City, namun prioritas di lini belakang tetap menjadi fokus utama.
Bagi sepak bola Indonesia, perkembangan ini menarik untuk dicermati. Tottenham, yang memiliki basis penggemar besar di Tanah Air, tengah membangun skuad yang lebih kompetitif. Jika transfer van Hecke terealisasi, hal itu bisa meningkatkan daya saing Spurs di Premier League dan membuat pertandingan mereka semakin menarik untuk diikuti. Selain itu, kesuksesan De Zerbi merekrut pemain yang pernah dilatihnya menunjukkan pentingnya kontinuitas proyek pelatih—sebuah pelajaran bagi klub-klub Indonesia yang kerap berganti pelatih.
Dengan bursa transfer yang masih panjang, langkah Tottenham selanjutnya akan menentukan apakah mereka mampu memenuhi permintaan Brighton. Jika kesepakatan tercapai, van Hecke akan menjadi rekrutan ketiga Spurs musim panas ini setelah Andy Robertson dan Marcos Senesi. Pertanyaannya: akankah Tottenham berani mengeluarkan dana besar untuk mengamankan bek incaran De Zerbi, atau mereka akan beralih ke target lain?



