Emily Blunt Diam Membisu Saat Obama Kunjungi Set Film: Jaket Denim Jadi Sorotan
Baca dalam 60 detik
- Emily Blunt mengaku seluruh kru film Disclosure Day mendadak hening saat Barack Obama tiba di lokasi syuting, sebuah momen yang disebut sutradara Steven Spielberg sebagai 'cringe-ily silent'.
- Aktris tersebut secara tidak sengaja menaruh jaket denim acid wash di kursi Obama, yang kemudian dipakai mantan presiden AS itu dengan candaan tentang selera busananya.
- Obama juga kembali menegaskan keyakinannya bahwa alien itu nyata secara statistik, meski ia mengaku tidak pernah melihat bukti kunjungan makhluk luar angkasa selama masa jabatannya.

Suasana riuh di lokasi syuting film fiksi ilmiah garapan Steven Spielberg, Disclosure Day, mendadak berubah hening ketika seorang tamu tak terduga muncul: mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Aktris Emily Blunt, yang menjadi salah satu bintang film tersebut, mengaku seluruh kru—yang biasanya gaduh—langsung terdiam canggung saat Obama melangkah masuk.
Dalam wawancara dengan Extra, Blunt menceritakan bagaimana Spielberg menggambarkan reaksi mereka sebagai “cringe-ily silent”. “Steven bilang kami semua diam kaku saat dia masuk, padahal biasanya kami sangat ramai dan cerewet,” ujar aktris 43 tahun itu. Momen canggung itu berlanjut ketika Blunt menyadari jaket denim acid wash ala 80-an yang ia letakkan di sebuah kursi ternyata milik Obama. “Saya taruh jaket itu di kursinya tanpa sadar. Dia duduk dan bertanya, 'Oh, apa ini?' Saya jawab, 'Ini untuk Anda. Saya dengar Anda suka denim acid wash,'” kenangnya.
Kunjungan Obama ke set Disclosure Day bukan sekadar seremoni biasa. Film yang dibintangi Emily Blunt dan Josh O'Connor ini mengangkat tema pencarian kehidupan luar angkasa, sebuah topik yang belakangan sering dibahas Obama di depan publik. Dalam podcast No Lie With Brian Tyler Cohen awal tahun ini, Obama dengan tegas menyatakan bahwa alien itu nyata, meski ia belum pernah melihatnya secara langsung. “Mereka nyata. Tapi saya belum melihat mereka. Mereka tidak disimpan di Area 51—kecuali ada konspirasi besar yang disembunyikan dari Presiden AS,” katanya.
Pernyataan Obama itu sontak menjadi viral dan memicu perdebatan di kalangan penggemar teori konspirasi. Untuk meredakan spekulasi, ia mengunggah klarifikasi di Instagram. “Secara statistik, alam semesta begitu luas sehingga kemungkinan ada kehidupan di luar sana sangat besar. Tapi jarak antar tata surya begitu jauh sehingga kemungkinan kita dikunjungi alien sangat kecil. Saya tidak melihat bukti selama masa jabatan saya bahwa makhluk luar angkasa telah menghubungi kita. Sungguh!” tulisnya.
Blunt dan O'Connor sendiri turut berkomentar tentang kemungkinan adanya peradaban lain. “Akan sangat arogan jika kita mengira kita satu-satunya peradaban di alam semesta,” ujar Blunt. O'Connor menambahkan, “Bagi saya, sangat jelas bahwa kita tidak sendirian… Pertanyaan apakah mereka sudah mengunjungi kita masih menggantung.”
Bagi publik Indonesia, perbincangan tentang alien dan kunjungan mantan presiden ke set film mungkin terdengar seperti hiburan ringan. Namun, fenomena ini mencerminkan bagaimana tokoh global seperti Obama tetap menjadi pusat perhatian, bahkan di luar masa jabatannya. Di tengah maraknya konten UFO dan teori konspirasi di media sosial, pernyataan Obama justru memberikan perspektif yang lebih ilmiah dan membumi. Akankah minat terhadap kehidupan luar angkasa terus meningkat seiring rilis film-film bertema serupa? Ataukah ini hanya sekadar sensasi sesaat yang akan mereda begitu kredit film bergulir?



