Fumito Ueda Resmi Umumkan gen ATLAS, Game Baru yang Diterbitkan Epic Games
Baca dalam 60 detik
- Sutradara legendaris Fumito Ueda memperkenalkan gen ATLAS di Summer Game Fest, menggantikan nama sementara Project Robot.
- Game ini akan diterbitkan oleh Epic Games dan dirilis di PlayStation 5, Xbox Series, serta PC.
- Pengumuman ini menandai kembalinya Ueda ke panggung utama setelah The Last Guardian, dengan gaya khas teka-teki dan atmosfer surealis.

Fumito Ueda, kreator di balik Ico, Shadow of the Colossus, dan The Last Guardian, akhirnya mengungkap proyek terbarunya dalam ajang Summer Game Fest. Game yang sebelumnya dikenal dengan nama sementara Project Robot itu resmi diberi judul gen ATLAS, dan akan diterbitkan oleh Epic Games.
Dalam trailer perdana yang ditayangkan, gen ATLAS menampilkan visual khas Ueda: dunia yang sunyi, arsitektur megah, dan sosok robot raksasa yang menjadi pusat perhatian. Meski detail gameplay masih minim, petunjuk dari cuplikan mengisyaratkan mekanisme interaksi antara karakter utama dan mesin raksasa tersebut—sebuah elemen yang mengingatkan pada hubungan antara pemuda dan makhluk kolosal di Shadow of the Colossus.
Keputusan Epic Games sebagai penerbit mengejutkan sebagian pengamat industri. Sebelumnya, Ueda selalu bekerja sama dengan Sony Interactive Entertainment. Langkah ini menandai pergeseran strategi Ueda, yang kini menjajaki kemitraan dengan platform distribusi digital yang lebih luas. Epic Games, melalui Unreal Engine dan Epic Games Store, memberikan jangkauan global yang lebih besar, terutama di pasar PC.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini menjadi angin segar di tengah dominasi game bergenre battle royale dan open-world. Gaya Ueda yang lambat, penuh teka-teki, dan emosional menawarkan alternatif yang langka. Komunitas gamer Tanah Air, yang cukup aktif di forum seperti r/IndoGaming, sudah mulai berspekulasi tentang kemungkinan hadirnya dukungan bahasa Indonesia—mengingat Epic Games kerap menyertakan lokalisasi untuk pasar Asia Tenggara.
Belum ada tanggal rilis yang diumumkan, namun mengingat siklus pengembangan Ueda yang cenderung panjang (The Last Guardian memakan waktu hampir satu dekade), para pengamat memperkirakan gen ATLAS baru akan hadir pada 2028 atau 2029. Trailer yang ditampilkan masih dalam tahap awal, sehingga kemungkinan besar masih diperlukan waktu bertahun-tahun untuk penyempurnaan.
Pertanyaan yang kini mengemuka: akankah gen ATLAS mampu mengulang kesuksesan kritis Shadow of the Colossus, atau justru terjebak dalam siklus pengembangan yang terlalu ambisius? Satu hal yang pasti, setiap karya Ueda selalu layak ditunggu.



