Samurai Blue Sempurna: Ogawa Paksa Islandia Takluk di Laga Uji Coba Terakhir
Baca dalam 60 detik
- Koki Ogawa memastikan kemenangan 1-0 Jepang atas Islandia pada menit ke-87 dalam laga pamungkas sebelum Piala Dunia 2026.
- Pelatih Hajime Moriyasu melakukan 11 pergantian pemain dan memberi penghormatan kepada Maya Yoshida yang tampil untuk terakhir kalinya.
- Jepang akan memulai petualangan di Grup F melawan Belanda pada 14 Juni setelah menjalani pemusatan latihan di Meksiko dan AS.

Jepang menutup rangkaian persiapan menuju Piala Dunia 2026 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Islandia di Stadion MUFG Tokyo, Minggu (1/6). Gol telat dari pemain pengganti Koki Ogawa pada menit ke-87 memastikan Samurai Blue berangkat ke Amerika Serikat dengan modal positif.
Pertandingan yang menjadi uji coba terakhir sebelum tim bertolak ke kamp pelatihan di Monterrey, Meksiko, Selasa (3/6) ini sekaligus menjadi panggung perpisahan bagi bek veteran Maya Yoshida. Meski tidak masuk dalam skuad Piala Dunia kali ini, pelatih Hajime Moriyasu memanggilnya untuk memberikan penghormatan atas dedikasinya selama bertahun-tahun. Yoshida, yang kini berusia 37 tahun, tampil selama 13 menit dan mendapat tepuk tangan meriah dari penonton saat meninggalkan lapangan.
Jepang yang menempati peringkat 18 FIFA memang tampil dominan, namun Islandia (peringkat 75) beberapa kali merepotkan. Tendangan melengkung Logi Tomasson dari jarak 25 meter pada menit ke-31 nyaris membobol gawang tuan rumah. Di sisi lain, Keito Nakamura membuang peluang emas pada menit kedelapan setelah tembakannya melenceng tipis.
Laga ini juga menjadi ajang pembuktian bagi para pemain yang baru pulih dari cedera. Wataru Endo, Takehiro Tomiyasu, dan Ko Itakura dipercaya bermain sejak awal untuk menunjukkan kebugaran mereka setelah musim yang diwarnai cedera di Eropa. Tomiyasu tampil impresif di babak pertama dengan sebuah voli yang hanya bisa ditepis kiper Islandia, Hakon Valdimarsson.
Bagi Indonesia, persiapan Jepang ini patut dicermati. Sebagai salah satu kekuatan utama Asia, performa Samurai Blue di Piala Dunia 2026 akan menjadi barometer sepak bola Asia. Keberhasilan Jepang mengelola transisi pemainโdari generasi Yoshida ke pemain muda seperti Takefusa Kuboโmenunjukkan sistem pembinaan yang matang. Kubo, yang mengenakan ban kapten selama 83 menit, berjanji akan tampil lebih baik dibanding edisi sebelumnya. "Kami akan membawa pulang trofi," ujarnya optimistis.
Jepang tergabung di Grup F bersama Belanda, Tunisia, dan Swedia. Pertandingan pertama melawan Belanda akan berlangsung pada 14 Juni. Sebelum itu, mereka akan menjalani pemusatan latihan di Monterrey, Meksiko, hingga 8 Juni, lalu pindah ke Nashville, Tennessee. Dengan kemenangan ini, Moriyasu setidaknya bisa sedikit lega, meski ia mengakui jalan menuju juara dunia tidak mudah. "Seluruh Jepang harus bersatu mendukung kami," katanya dalam upacara pelepasan.
Pertanyaan besarnya kini: mampukah Jepang melampaui pencapaian terbaik mereka (babak 16 besar) dan benar-benar bersaing dengan raksasa Eropa seperti Belanda? Ujian sesungguhnya baru akan dimulai di Amerika Serikat.



